BorneoHEADLINEKaltim

Dukungan Terhadap Alimuddin Jadi Pj Gubernur Kaltim Terus Mengalir

PENAJAM (NK) – Dukungan kepada Deputi Sosial, Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Alimuddin, untuk ditetapkan sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) terus mengalir dari puluhan organisasi masyarakat (Ormas) dan paguyuban adat di Kaltim.

Dukungan Ormas dan paguyuban adat di wilayah Kaltim itu berasal dari adat suku Dayak, Banjar, Kutai bahkan berasal dari masyarakat adat Jawa yang ada di Kaltim, dukungan resmi pun telah diberikan kepada DPRD Kaltim hingga ke pemerintah pusat.

“Saya secara pribadi memberikan dukungan kepada bapak Alimuddin untuk ditetapkan sebagai Pj Gubernur Kaltim, menggantikan Isran Noor yang habis masa jabatannya per 1 Oktober 2023 nanti,” ujar Dewan Adat Dayak (DAD) Kaltim Zainal Arifin, kepada newskaltim.com, Jumat (1/9/2023) melalui sambungan handphone.

Ilustrasi kursi PJ. Gubernur Kaltim

Namun, lanjutnya, memang secara organisasi paguyuban di interen DAD Kaltim sendiri belum ada keputusan final siapa yang diusulkan, meskipun sudah satu kali menggelar rapat membahas usulan nama Pj Gubernur Kaltim tersebut. 

“Kami sudah satu kali merapatkan terkait usulan Pj Gubernur Kaltim ini, dan dalam waktu segera bakal dilanjutkan rapat kembali, guna menetapkan usulan nama Pj Gubernur Kaltim tadi,” urainya.

Ia mengakui, DAD ini adalah organisasi paguyuban bukan organisasi politik, namun demikian juga punya pilihan-pilihan nama siapa yang diusulkan ke DPRD Kaltim dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Keputusan DAD itu, sambungnya, hanya atas nama organisasi bukan dari semua warga Dayak, tetapi dirinya secara pribadi sangat mendukung dan merespon jika Alimuddin ditunjuk sebagai Pj Gubernur Kaltim. Meskipun demikian siapapun nanti yang nantinya ditetapkan sebagai  Pj Gubernur pasti sudah diukur, dinilai dan sebagainya. 

“Yang pasti, kami akan segera rapatkan agar lebih mengerucut. Tapi yang jelas saya sih condong ke pak Alimuddin. Dasar pertimbangannya, yang bersangkutan merupakan orang lokal yang peduli dengan masyarakat Kaltim termasuk orang adat dan di posisinya saat ini tentu mampu mensinkronkan antara program provinsi Kaltim dengan IKN dan banyak lagi,” tegasnya.

Apalagi, lanjutnya, Alimuddin menjabat sebagai deputi di Otorita IKN yang mengurusi budaya dan sosial, maka otomatis mengakomodir masyarakat Kaltim termasuk orang adat, seperti kemarin seluruh tokoh adat dayak di Kaltim telah merencanakan melaksanakan ritual atau upacara adat budaya khusus masyarakat suku dayak di IKN, dimana secara khusus rencana kegiatan itu mendapatkan respon dari Alimuddin dan juga Otorita IKN.

“Saya sudah pernah bertemu dengan pak Alimuddin baik secara formal dan non formal. Saya juga telah mengetahui track record yang bersangkutan, sehingga sudah sangat layak menjadi Pj gubernur,” tukas Zainal Arifin yang kini menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Kaltim.

Sementara itu, jelasnya, berbicara dengan sikap DPD RI asal Kaltim, dimana terdapat empat orang perwakilan di pusat, tentu sebagai salah satu anggota DPD memberikan dukungan kepada Alimuddin, tetapi tiga anggota DPD lainnya ia tidak tahu mendukung siapa. 

“Saat ini yang sangat layak adalah pak Alimuddin dan maaf saya menilai jika calon yang lain terlalu banyak tanda tanya. Dan saya rasa warga dayak juga memahami atas dukungan dan sikap saya ini. Tetapi saya tidak mau DAD digiring kemana-mana karena saat ini kan lagi musim politik,” ucapnya.

Terkait kapan rapat DAD Kaltim memutuskan usulan nama Pj Gubernur Kaltim tersebut, ia memastikan dalam waktu segera, usai dirinya menyelesaikan tugas di Kabupaten Berau nanti.

“Keputusan rapat DAD KT dalam segara disampaikan, setelah saya selesai menuntaskan tugas di Kabupaten Berau,” tutur Zainal Arifin.

Dianggap layak jabat posisi PJ. Gubernur Kaltim

Para tokoh dayak saat foto bersama dengan Alimuddin (Foto. DSBPM OIKN)

Terpisah Ketua Umum Forum Dayak Bersatu (FDB) Decky Samuel, menyatakan pihaknya telah mengusulkan nama Alimuddin agar dipercaya menjadi Pj. Gubernur Kaltim. Karena dianggap layak dan tepat menjabat posisi itu jelang pemilu serentak pada bulan Februari 2024 nanti. 

“Alimuddin kami harapkan ditetapkan sebagai Pj Gubernur Kaltim dengan alasan karena dia sangat paham dengan daerah Kaltim, terutama dengan keberadaan IKN di daerah kami ini,” tegasnya.

Decky mengatakan, Kaltim membutuhkan figur gubernur yang mampu mensinkronkan pembangunan dengan IKN di masa depan. Sehingga keberadaan IKN mampu memberikan multiplier effect bagi masyarakat Kaltim di mana hal tersebut hanya mampu dipahami putra daerah.

“Kami meminta Kemendagri, agar PJ Gubernur Kaltim adalah benar-benar orang yang paham daerah kami dan kami nilai pak Alimuddin paling layak,” tegasnya.

Paguyuban Jawa PPU Bulat Dukung Alimuddin

Senada dengannya, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Paguyuban Keluarga Tanah Jawi (Ikapakarti) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Suyanto mengungkapkan, secara bulat Ikapakarti PPU memberikan dukungan penuh kepada Alimuddin untuk dijadikan sebagai Pj Gubernur Kaltim, karena yang bersangkutan dinilai layak dan mumpuni memimpin provinsi Kaltim sebelum gubernur terpilih hasil Pilgub tahun 2024 dilantik. 

Alimuddin

“Kami sangat mendukung sekali pak Alimuddin ditunjuk sebagai Pj. Gubernur Kaltim, karena yang bersangkutan saya nilai layak dan mampu sebagai salah satunya putra terbaik dari Kaltim,” imbuhnya.

Ia berharap, setelah Alimuddin resmi ditugaskan sebagai Pj Gubernur Kaltim semoga bisa melihat lebih  dekat apa yang dibutuhkan dan diinginkan masyarakat Kaltim yang berasal dari berbagai macam suku bangsa.

“Dalam keyakinan kami, bapak Alimuddin adalah figur yang berintegritas dan kompeten untuk memperhatikan hak dan kepentingan masyarakat dengan bermacam etnis yang ada di Provinsi Kaltim. Maka dengan segala kerendahan hati kami mendukung yang bersangkutan untuk jadi Pj.Gubernur Kaltim,” imbuh Suyanto.

Bahkan, lanjutnya, secara resmi organisasi telah menyampaikan surat dukungan kepada DPRD Kaltim agar nama Alimuddin untuk disodorkan dan ditunjuk Kemendagri sebagai Pj Gubernur Kaltim. 

“Kami yakin, bapak Alimuddin mampu membawa dampak perubahan baik untuk PPU dan Kaltim, yang sangat perlu sentuhan-sentuhan positif dari orang lokal Kaltim sendiri. Apalagi pak Alimuddin kini punya kedudukan di Otorita IKN. Semoga usulan kami itu bisa diterima oleh Mendagri dan diterima seluruh masyarakat kaltim,” pungkasnya.(nk)