Balikpapan

Heru Bambang Tanggapi Santai Berita Terkait Penipuan

Ketua FORKOMPINRI, Simon Pella SH bersama Sekretarisnya Cindi Wowor

BALIKPAPAN (NK) – Mantan Wakil Walikota Balikpapan, Heru Bambang menanggapi santai pemberitaan media terkait penipuan yang ditunduhkan kepadanya.

Kepada Newskaltim.com saat ditemui dirumah Kamis (22/1/2020), Heru Bambang dengan santainya mengatakan, tunggu saja hasil persidangan siapa salah dan benar.

“Kita buka siapa yang salah dan benar, karena ini masalah lama di tahun 2017 lalu,” ujarnya.

Dibeberkannya, tunduhan terhadapnya bermula dari usaha jual beli tambang batu bara di tahun 2017 lalu, dimana  ada tiga pihak jadi bukan dirinya saja.

“Saya diposisi penghubung, ketika transaksi usaha batal, saya telah mengembalikan fee dengan bukti dari notaris, jangan digoreng dan dipelintirlah saya tahu ini tahun politik, saya juga tidak ingin maju,” selorohnya.

Sementara itu, bebernya, dari  pengakuan pengacara pelapor kepada Heru Bambang, bahwa kliennya tidak melaporkan dirinya, karena telah mengembalikan fee akibat transaksi jual beli tambang tersebut gagal, justru yang menjual tambang yang dilaporkan kliennya.

Terpisah pengamat politik yang juga ketua Forum Komunikasi Pemindahan Ibukota Negara Republik Indonesia (FORKOMPINRI), Simon Pella SH, didampingi sekretarisnya Cindi Wowor menilai, tunduhan terhadap Heru Bambang ada kaittannya dengan rencana pemindahan ibu kota sehingga mempengaruhi tensi politik kota Balikpapapan.

“Saya rasa mungkin karena beliau calon yang akan maju jadi di goreng, suasana bisa menjadi panas karena bapak Heru bambang memiliki basis massa yang besar. Mari sama sama kita jaga kondusifitas daerah ini,” ungkapnya.(nk/cw)

NK:

Berita Popular

To Top