JK Siap Grounbreaking Jembatan Tol Teluk Balikpapan di PPU

Gubernur Kaltim, H. Awang Faroek Ishak saat memberikan sambutan dalam Rakoor pemegang saham pembangunan jembatan tol teluk Balikpapan yang dihadiri Bupati PPU, H Yusran Aspar, perwakilan PT Waskita Karya dan Pemkot Balikpapan 

Yusran : Tidak Masalah PPU Tanggung Modal 10 Persen

PENAJAM (NK) – Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) menyatakan siap untuk melakukan Groundbreaking (peresemian,red) dimulainya pembangunan jembatan tol teluk Balikpapan bertempat di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Demikian ditegaskan Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak saat memimpin rapat koordinasi pemegang saham pembangunan jembatan tol teluk Balikpapan di Hotel Grand Senyiur Balikpapan, Kamis (29/3/2014) lalu dihadiri Bupati PPU, Yusran Aspar, jajaran PT. Waskita Karya dan perwakilan Pemkot Balikpapan.

Untuk pelaksanaan Groundbreaking saya telah bertemu dengan pak Wapres JK beberapa waktu lalu. Dalam pertemuan tersebut Wapres mengatakan siap untuk melakukan grounbreaking di PPU. Sementara Presiden cukup pada pelaksanaan peresmian jembatan,”ujarnya.

Awang mengatakan, saat ini desain pembangunan jembatan tol teluk Balikpapan sudah final tinggal proses penyempurnaannya saja. Melalui pertemuan ini dirinya sangat bersyukur karena telah memperoleh kesepakatan antar konsorsium yaitu Pemprov Kaltim, Balikpapan, PPU maupun PT Waskita Karya.

“Alhamdulillah saat ini desain Tol Teluk Balikpapan sudah final tinggal kita sempurnakan saja. Mudah-mudahan Groundbreakingnya dapat segera kita laksanakan sesuai rencana awal April atau Mei mendatang,”tuturnya.

Awang menjelaskan, pembangunan jembatan ini dikerjakan secara gotong royong yang tergabung dalam PT Tol teluk Balikpapan masing-masing Pemprov Kaltim, Perusda Kaltim, Perusda Kota Balikpapan dan Perusda PPU dengan persentasi modal masing-masing untuk Balikpapan sebesar 5 persen, PPU, 15 persen, Pemprov Kaltim 20 persen dan sisanya Waskita sebesar 60 persen dengan perkiraan biaya pembangunan mencapai Rp14 triliun.

“Dalam pertemuan ini telah disepakati bersama bahwa pelaksanaan Groundbreaking dilaksanakan di Kapupaten PPU,” kata Awang.

Terpisah usai kegiatan, Yusran mengatakan, pembangunan jembatan tersebut akan terkoneksi langsung dengan jalan coastal road milik Pemkab PPU yang telah dibangun sejak beberapa tahun lalu.

Dari sisi PPU kita  sudah tidak ada persoalan lagi,  karena jembatan ini nantinya akan terkoneksi langsung dengan coastal road di PPU kemudian menuju jalan provinsi Kaltim di kilometer 09 Kelurahan Nipah-nipah, Kecamatan Penajam,”jelasnya.

Ia berharap, setelah segala proses persyaratan yang dibutuhkan telah terpenuhi, pelaksanaan Groundbreaking tersebut dapat terlaksana sesuai rencana pada April atau Mei mendatanng.

“Setidaknya pelaksanaan Groundbreaking ini menjadi bukti nyata dan mampu memberikan motivasi kepada seluruh masyarakat bahwa rencana pembangunan jembatan itu benar –benar telah terlihat progresnya,”tambah Yusran.

Saat ditanya tentang modal 15 persen yang harus ditanggung PPU, Yusran Aspar mengatakan, hal itu tidak menjadi persoalan karena menurutnya, setelah progres pembangunan ini layak secara finansial, pastilah banyak insvestor sangat tertarik, dalam hal ini  Perusda  dapat menjual sahamnya kepada para insvestor tersebut.

“Persoalan anggaran inilah yang belum dimengerti oleh sebagian besar masyarakat. Kita menganggap bahwa dana 15 persen yang harus daerah setorkan itu merupakan dana yang bersumber dari APBD, padahal jika melihat pembangunan ini telah  layak secara finansial sudah pasti  insvestor dengan sendirinya akan datang untuk berinvestasi,”pungkasnya.(Humas6/ervan/nk)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.