ADVERTORIAL - PARLEMENTARIA

Ringankan Beban Korban Kebakaran di Jenebora, PMI Kembali Salurkan Bantuan

PENAJAM (NK) – Setelah sebelumnya Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menyalurkan bantuan bagi korban kebakaran di RT. 6 Kelurahan Jenebora, Kecamatan Penajam, kini bantuan kembali disalurkan, namun kini berasal dari PMI Provinsi Kalimantan Timur dan relawan PMI PPU guna meringankan beban warga korban tersebut.

Penyerahkan bantuan dilaksanakan Rabu (9/101/2019) di penampungan korban kebakaran yang berlokasi di Gedung serbang guna Korindo PT. Balikpapan Forest Industries (BFI), Kelurahan Jenebora, Penajam diterima langsung oleh korban disaksikan Kepala Sub Bidang Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten PPU, Hj. Nurlaila.

Wakil bupati  juga Ketua PMI PPU, H. Hamdam melalui pengurus PMI PPU bidang Informasi dan Komunikasi serta Koordinator Penggalangan Dana Bencana Kebakatan Jenebora, Abdul Cholik, kepada newskaltim.com, menjelaskan, penyaluran bantuan kali ini berasal dari PMI Kaltim dan hasil penggalangan dana yang dilakukan relawan PMR se PPU selama dua hari terakhir.

“Apa yang dilakukan oleh PMI ini bagian dari tugas melaksanakan misi kemanusian untuk menolong sesama. Dan itu dilaksanakan secara suka rela tanpa paksaan baik oleh relawan maupun dari PMI Provinsi Kaltim sendiri,”terangya.

Dibeberkannya, adapun jenis bantuan yang disalurkan yakni, berupa paket sembako, seperti beras, gula, minyak goreng, telur, mie, sarden pempers bayi dan sebagainya. paket pakaian antara lain pakaian dalam wanita dan laki – laki, kelambu, celana bayi  dan lain – lalu. lalu  paket Hygiene kit berisi sabun mandi, sabun cuci, pasta dan sikat gigi, handuk pembalut wanita dan sabun cucin piring.

“Selain itu, kami juga memberikan bantuan berupa uang tunai untuk korban kebakaran total sekitar Rp 7 juta lebih,”tukas Cholik.

      Aksi penggalanan dana yang dilakukan oleh relawan PMR salah satu sekolah di Kecamatan Sepaku

Untuk diketahui, tambahnya, aksi penggalanan dana masih dilakukan oleh relawan PMR di PPU dan masih belum tersalurkan jadi kemungkinan penyaluran kembali dilakukan besok hari (10/10/2019), namun berupa barang dan uang tunai.

Kepala Sub Bidang Logistik, BPBD Kabupaten PPU, Hj. Nurlaila menjelaskan, memasuki hari keempat pasca musibah kebakaran yang membakar 35 unit rumah dihuni 77 jiwa dari 27 Kepala Keluarga (KK) Minggu (6/10/2019) lalu, aktifitas Posko Tanggap Darurat masih berjalan untuk melayani para korban. Bahkan gelombang bantuan terus berdatangan baik dari unsur pemerintah, swasta, organisasi, sekolah dasar bahkan perorangan.

Diungkapkannnya, jenis bantuan diberikan jenisnya bervariasi, ada berupa sembako, pakaian, susu serta makanan bayi, uang tunai dan lain – lain. Rencanannya bantuan yang terkumpul akan diberikan kepada seluruh korban setelah status tanggap darurat resmi berakhir, sehingga dapat dimanfaatkan oleh korban sendiri.

“Semua bantuan baik berupa barang maupun uang tunai lebih dahulu kami kumpulkan. Dan segera dibagikan untuk seluruh korban ketika status tanggap darurat berakhir sekitar Sabtu (12/10/2019) depan. Kita berharap bantuan itu dapat membantu para korban,”pungkasnya. (nav/nk)

Berita Popular

To Top