ADVERTORIAL - PARLEMENTARIA

Telkomsel Bagikan 20 Ribu Kartu MBJJ Untuk Pelajar di PPU

PENAJAM (NK) – Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Gafur Masud (AGM) bagikan 20 ribu kartu perdana internet Merdeka Belajar Jarak Jauh (MBJJ) untuk pelajar atau siswa di PPU. Kartu perdana MBJJ merupakan komitmen Telkomsel untuk memastikan terpenuhinya kualitas akses jaringan guna mendukung pembelajaran jarak jauh.

Pembagian kartu perdana ini secara simbolis diserahkan kepada 4 perwakilan siswa dan 1 orang guru yang disaksikan para guru se Kabupaten PPU, perwakilan Telkomsel , Kamis (10/9/2020) melalui pertemuan webinar menggunakan Cloudx telkomsel.

General Manager Consumer Sales Telkomsel Regional Kalimantan, Ismu Widodo mengatakan, Telkomsel memiliki komitmen yang kuat sebagai leading telco digital company dan connectivity enabler dengan cakupan jaringan terluas di Indonesia dalam menghadirkan layanan dan jaringan berkualitas. Hal ini untuk mendukung produktivitas para pelajar yang terdampak akibat pandemi COVID-19 termasuk di Kabupaten PPU.

“Bantuan tersebut merupakan program CSR Telkomsel yang kali ini dipersembahkan untuk para siswa di Indonesia. Kami berharap program CSR Telkomsel ini dapat membantu siswa yang belajar online selama pandemi. Komitmen dalam mendukung proses pembelajaran jarak jauh di masa pandemi COVID-19, Telkomsel juga menghadirkan inovasi produk untuk mendukung hal tersebut, dengan meluncurkan paket kuota belajar 10 GB senilai Rp 10,” ungkap Ismu widodo.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga PPU,  Alimuddin menyampaikan ucapan terima kasih atas partisipasi telkomsel dalam mendukung proses pembelajaran jarak jauh dimasa pandemi covid 19 ini. Bantuan yang telah diberikan telkomsel merupakan hal yang sangat ditunggu masyarakat.

“Sesuai dengan kondisi saat ini kami telah melakukan banyak hal, baik secara struktur sesuai dengan penyampaian kementrian pendidikan maupun inovasi-inovasi yang harus dilakukan berkenaan dengan pandemi diantaranya kami telah melakukan kunjungan kerumah siswa, “jelas Alimudin.

Menurutnya cara belajar Daring telah dilaksanakan sejak awal dan mungkin belum terlalu maksimal dikarenakan banyaknya kendala diantaranya mahalnya kuaota internet, jaringan yang masih blankspot dibeberapa tempat.

” Kami ucapkan terima kasih atas partisipasi telkomsel yang telah membantu para siswa kami untuk bisa lebih mudah dalam MBJJ semoga kedepannya telkomsel bisa meningkatkan pelayanannya dan terus bisa membantu para siswa, “harap Alimuddin.

Disela-sela itu juga Kepala Diskominfo Budi Santoso mengharapkan, bantuan Telkomsel tersebut agar bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya. Dimana untuk wilayah Kabupaten PPU hampir 90 persen sudah tercover jaringan Telkomsel.

“Dengan adanya laporan tadi, Telkomsel agar bisa mengembangkan jaringan lebih luas lagi dibeberapa titik yang saat ini masih sedikit lemah. Sehingga dengan ada laporan seperti ini dalam waktu dekat pihak Telkomsel bisa merealisasikan untuk pemabangunan atau penguatan jaringan itu,” tutupnya. (nk/nav)

Berita Popular

To Top