Anggaran Daerah Minim, Zainal Arifin; Prioritaskan Pembangun Darurat

Newskaltim, PENAJAM – Pembangunan di Penajam Paser Utara (PPU) dipastikan terus berjalan. Namun secara perlahan karena kondisi keuangan daerah saat ini yang sedang tidak baik-baik saja.

Anggota Komisi III DPRD PPU, Zainal Arifin mengaku banyak menerima keluhan masyarakat. Mulai dari permasalahan ekonomi hingga pembangunan. “Keluhan-keluhan ibu-ibu utamanya, soal bahan pokok yang terus naik, mahal. Termasuk permintaan bantuan kelompok tani,” lanjutnya.

Politikus PAN ini menjabarkan secara umum kondisi daerah saat ini, mulai berbagai hal yang terjadi di PPU beberapa tahun belakangan hingga dari situasi pandemi COVID-19 yang membuat berbagai sektor lumpuh.

Pun berbagai peristiwa yang terjadi setelahnya di lingkup internal pemerintah daerah, yang dampaknya bisa dirasakan bersama. Seperti utang pemerintah yang membengkak yang juga jadi salah satu penyebab macetnya pembayaran insentif dan gaji honor.

“Jadi keadaan PPU saat ini sangat-sangat jauh dari harapan kita bersama,” tandasnya.

Meski begitu, Zainal tetap membangun optimisme pada warga secara umum. Bahwa masih ada skema lain yang bisa dilakukan demi terwujudnya pembangunan sarana-sarana pendukung ekonomi masyarakat. Sejalan dengan berbagai upaya perbaikan yang terus dikerjakan untuk berbagai lini pembangunan.

Kemudian di sisi legislatif, bersama dengan eksekutif juga akan berupaya maksimal untuk menjemput skema pembangunan yang bersumber dari anggaran Pemprov Kaltim atau Pemerintah Pusat.

“Saya minta itu diajukan saja secara formal. Untuk perbaikan berbagai situasi yang terjadi di pemerintahan belakangan ini, bisa diselesaikan bersama-sama,” tutup Zainal. (*/Advertorial/NK2)