ADVERTORIAL - PARLEMENTARIABorneoDPRD PPUHEADLINEKaltimPPU

DPRD PPU Dorong Sektor Kesehatan dan Pendidikan Landasan Pembangunan Daerah

PENAJAM (NK) — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggelar rapat paripurna membahas laporan pertanggungjawaban kepala daerah sekaligus penyampaian dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029, Jumat (28/3/2025).

Dalam rapat yang dihadiri langsung oleh Bupati PPU Mudyat Noor tersebut, sejumlah program prioritas di sektor pendidikan dan kesehatan menjadi sorotan utama, mencerminkan fokus besar Pemkab terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Wakil Ketua II DPRD PPU, Muhammad Andi Yusuf, menyampaikan bahwa salah satu program unggulan yang diajukan adalah pendidikan gratis bagi seluruh jenjang. Program ini diharapkan menjadi jawaban konkret atas tantangan biaya pendidikan yang kerap membebani masyarakat.

“Kami ingin memastikan semua anak-anak di PPU mendapatkan akses pendidikan berkualitas tanpa khawatir soal biaya. Ini bagian dari komitmen kami membangun SDM yang unggul,” tegas Yusuf.

Selain sektor pendidikan, Yusuf juga mengungkapkan bahwa bidang kesehatan mendapat perhatian serius dalam RPJMD, khususnya terkait pendanaan program BPJS bagi masyarakat tidak mampu.

“Walaupun regulasinya ditetapkan pemerintah pusat, anggaran tetap dibebankan ke daerah. Ini tantangan, tapi kami siap mencari solusi terbaik untuk menjamin pelayanan kesehatan tetap optimal,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati PPU juga mengajak seluruh unsur masyarakat, DPRD, dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk bersinergi mewujudkan visi PPU yang lebih maju, inklusif, dan berdaya saing, terutama sebagai daerah penyangga utama Ibu Kota Nusantara (IKN).

Yusuf menambahkan, RPJMD yang semestinya disampaikan maksimal 30 Maret 2025 dipercepat menjadi 27 Maret, seiring pertimbangan libur panjang nasional, untuk memastikan tahapan pembangunan tetap berjalan sesuai rencana.

“Kami berharap RPJMD ini segera disahkan menjadi landasan seluruh program pembangunan lima tahun ke depan,” pungkasnya. (ADV/NK)