ADVERTORIAL - PARLEMENTARIABorneoDPRD PPUHEADLINEKaltimPPU

DPRD PPU Dukung Peningkatan Literasi untuk Hadapi Pemindahan IKN

PENAJAM (NK) – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Syahrudin M Noor, menyatakan dukungan penuh terhadap upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan indeks literasi masyarakat. Peningkatan literasi dinilai sangat krusial, terutama dalam menghadapi persaingan global yang semakin ketat seiring dengan pemindahan ibu kota negara (IKN) ke wilayah PPU.

Pemkab PPU berencana untuk meningkatkan minat baca dan literasi melalui berbagai inisiatif, termasuk penyediaan pojok baca di sekolah-sekolah dan pengaktifan kembali perpustakaan keliling. Selain itu, pembangunan perpustakaan desa juga akan menjadi salah satu prioritas guna mendukung masyarakat untuk lebih mudah mengakses buku dan sumber pengetahuan lainnya.

“Kami yakin upaya ini akan menjadi langkah penting dalam mengembangkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas di Kabupaten PPU,” ujar Syahrudin, Rabu (16/10/2024).

Lebih lanjut, Syahrudin menekankan pentingnya akselerasi diri bagi generasi muda dalam menyambut era baru dengan hadirnya IKN. Ia menyebut, dengan pengetahuan dan literasi yang baik, generasi mendatang di PPU tidak akan tertinggal dibandingkan warga ibu kota.

“Kita membutuhkan anak-anak yang mampu memperluas wawasan dan pemahamannya. Literasi bukan sekadar peringkat, tetapi tentang sejauh mana mereka memahami sesuatu, terutama hal-hal di luar lingkungan mereka. Menghadapi dunia global sangat penting,” tegasnya.

Sebagai politisi Partai Demokrat, Syahrudin juga menyampaikan bahwa DPRD akan mendukung penuh dari sisi anggaran untuk kebijakan yang mendukung pengembangan SDM. Peran legislatif sebagai pengawas kebijakan dan penganggaran pemerintah daerah, menurutnya, sangat vital dalam memastikan program-program literasi ini berjalan efektif.

“Dengan hadirnya ibu kota negara, ini adalah momen penting bagi kita untuk meningkatkan kemampuan dan literasi. Literasi adalah jendela dunia, dan anak-anak kita harus paham. Jika generasi saat ini tidak memiliki pemahaman yang baik, mereka akan tertinggal,” pungkasnya. (NK/ADV)