Hadiri PTBK Isran Katakan Kaltim Patut Bersyukur Pertumbuhan Ekonomi Cukup Baik

SAMARINDA (NK) – Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor menghadiri Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2020 secara daring di Aula Maratua Gedung B Lantai 4 Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur, Kamis (03/12/2020).

PTBI 2020 dihadiri Presiden Joko Widodo (Jokowi), pimpinan lembaga tinggi negara, menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju, Gubernur BI Perry Warjiyo beserta Dewan Gubernur, juga gubernur 34 provinsi se Indonesia, pimpinan perbankan dan lembaga jasa keuangan.

Dalam arahannya Presiden Jokowi mengatakan kerja keras dari pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan selama sembilan bulan di masa pandemi Covid-19 sudah menampakkan hasil dan sinyal positif perekonomian sudah semakin jelas.

“Momentum pertumbuhan yang positif ini tentu harus kita jaga, harus tetap hati-hati dan tidak boleh lengah, tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan Covid-19,” urai Jokowi.

Menurut Jokowi, pusat dan daerah harus bergerak cepat, karena masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Seperti pengangguran akibat PHK di era pandemi, angkatan kerja yang memerlukan pekerjaan.

“BI harus mengambil bagian signifikan, salah satunya mendorong terciptanya lapangan pekerjaan melalui program-programnya,” harap Jokowi.

Sementara, Gubernur Isran Noor mengungkapkan Kaltim patut bersyukur atas segala upaya bersama-sama sehingga pertumbuhan ekonomi cukup baik, sebagai wujud implementasi dari sebuah kebersamaan atau kerja yang sinergi.

“Kita harus optmis ditengah pandemi. Kita tidak boleh putus asa, kegiatan dan aktivitas tetap dilaksanakan tetapi harus mengikuti protokol kesehatan ” ucap Isran Noor.

Mantan Bupati Kutai Timur ini mengapresiasi Perwakilan Bank Indonesia Kaltim, atas program kerja sama dengan pemerintah daerah dalam upaya yang sangat intens dalam mengontrol inflasi.

Hadir Kepala Perwakilan (KPw) BI Kaltim Tutuk SH Cahyono, KPw BI Balikpapan Bimo Epyanto, Ketua OJK Kaltim Made Yoga Sudahrma, Sekda Kukar H Sunggono, pimpinan OPD lingkup Pemprov Kaltim serta pimpinan perbankan BUMN/BUMD dan swasta. (*/nk)