Jelang Idul Fitri Polres PPU Himbau Agen LPG Bersikap Tegas
PENAJAM (NK) – Guna mengantisipasi terjadinya kelangkaan dan penjualan gas Liquefied Petroleum Gas (LPG) subsidi 3 Kg diatas Harga Eceran Tertinggi (HET) jelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H 1446 Hijriah Tahun 2025 Masehi, Polres Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur (Kaltim) menghimbau agar pengelola Agen Liquefied Petroleum Gas (LPG) di PPU bersikap tegas terhadap para pangkalan penjual gas LPG subsidi 3 Kg.
Hal ini agar para pengelola agen LPG tidak menjual gas LPG subsidi tersebut diatas Harga Eceran Tertinggi (HET) dan tidak menjual gas subsidi itu kepada para penjual eceran maupun para spekulan, sebab kebutuhan masyarakat terhadap pemakaian gas itu cenderung meningkat jelang Idul Fitri 1446 Hijriah, terutama gas LPG subsidi 3 Kg.
“Jelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Fitri tahun ini, kami Polres PPU menghimbau kepada seluruh pengelola agen LPG di PPU bersikap tegas terhadap para pangkalan yang menjual Gas LPG subsidi 3 Kg agar tidak melakukan perbuatan yang melanggar peraturan yang berlaku termasuk dalam hal pendistribusiannya,” tegas Kapolres PPU, AKBP Supriyanto, S.I.K, M.Si. melalui Kasat Intelkam AKP Juwadi, S.H. diwakilkan PS Kanit 2 Sat Intelkam Polres PPU, Bripka Dichi Agus Diputra saat berkunjung ke agen LPG PT. Ardita Paser Utara, Senin (3/3/2025).
Diterangkannya, gas LPG merupakan salah satu keperluan pokok dan banyak digunakan oleh masyarakat Kabupaten PPU, dengan alasan gas ini adalah bahan bakar yang ramah lingkungan, dan dipilih menjadi energi alternatif dari minyak tanah serta dinilai mampu mendorong penggunaan energi yang lebih ramah terhadap lingkungan hemat.

“Serta dapat digunakan untuk berbagai keperluan, dan Program ini telah berhasil dalam mengurangi persentase penggunaan minyak tanah,” tuturnya.
Oleh karena itu, lanjutnya, menjelang HBKN Idul Fitri 1446 H, tahun 2025 ini kebutuhan masyarakat terhadap pemakaian gas LPG akan meningkat terutama gas LPG subsidi 3 Kg. Dimana diperkirakan kebutuhan tersebut mencapai sekitar 22.500 tabung.
“Maka kami berharap pendistribusian dan penyaluran gas LPG subsidi 3 Kg dapat tepat sasaran, dan tepat waktu menjadi tanggung jawab dari agen dan pangkalan LPG, selaku penyedia serta penyalur bagi masyarakat pada bulan puasa khususnya mendekati hari raya Idul Fitri,” sebut Dichi.
Ia mengungkapkan, di PPU terdapat satu Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) dan lima agen Gas LPG, membawahi 133 pangkalan gas LPG yang dapat menjaga memenuhi kebutuhan gas subsidi 3 Kg bagi masyarakat PPU.
Untuk diketahui, lanjutnya, pada kesempatan tersebut Kapolres PPU AKBP Supriyanto, melalui Kasat Intelkam AKP Juwadi, S.H. yang diwakilkan oleh dirinya menyerahkan bantuan secara simbolis berupa Alat Pemadam Api Ringan (APAR), sarung tangan dan helm safety kepada Halike selaku pengurus agen LPG PT. Ardita Paser Utara.
Ia berharap, bantuan tersebut dapat membantu pengelola agen LPG dalam menjaga keselamatan ketika bekerja serta menghimbau kepada pengelola bersinergi dengan kepolisian khususnya Polres PPU guna memelihara situasi kamtibmas.
“Kami juga berharap mereka menjaga ketersediaan maupun harga gas LPG subsidi 3 Kg di wilayah PPU menjelang hari raya Idul Fitri 1446 H Tahun 2025,” pintanya.
Sementara itu, Pengurus PT. Ardita Paser Utama, Halike menyampaikan, bahwa kebutuhan Gas LPG subsidi 3 Kg di wilayah PPU saat ini dalam kategori aman dan memenuhi kebutuhan masyarakat.
Ia menambahkan, untuk ketersediaan stok gas LPG 3 Kg di wilayah PPU, pihaknya mendapatkan kuota sebanyak 1.200 tabung, guna didistribusikan kepada para pangkalan sebanyak 100 tabung per setiap pengiriman yang dilakukan sebanyak dua kali hingga tiga kali dalam seminggu.
Menurutnya, pada bulan puasa Ramadhan ini, untuk pendistribusian gas LPG subsidi 3 Kg dinilai berjalan normal seperti hari-hari biasanya. Dan mendekati hari Raya Idul Fitri atau lebaran tahun ini, pihaknya dan agen gas LPG lainnya mendapatkan tambahan kuota tabung LPG dari Pertamina sebanyak 560 tabung Gas LPG 3 Kg.
“Tambahan kuota tersebut, dalam rangka mengantisipasi terjadinya peningkatan permintaan masyarakat PPU terhadap gas LPG subsidi 3 Kg ini,” jelasnya.
Selain itu, terangnya, PT. Ardita Paser Utama bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten PPU melalui Dinas Koperasi UKM dan Perindag serta Dinas Ketahanan Pangan melakukan Operasi Pasar Murah hingga mendekati hari raya Idul Fitri 1446 Hijriyah, hal itu dilakukan dalam rangka menjaga stabilitas harga Gas LPG subsidi 3 Kg di tingkat pengecer.
“Dalam penjualan gas LPG subsidi 3 Kg di tingkat pangkalan ini, telah diatur dalam Keputusan Bupati PPU Nomor 510.331/195/2022 dengan HET di Kecamatan Penajam Rp21 ribu, Kecamatan Waru Rp20 ribu, Kecamatan Babulu Rp20 ribu, Kecamatan Sepaku Rp23 ribu dan untuk Wilayah pesisir yakni di Kelurahan Jenebora, Pantai Lango dan Kelurahan Gersik seharga Rp22 ribu,” pungkas Halike. (nk1)

