ADVERTORIAL - PARLEMENTARIA

Jelang Penerapan Perbup Denda Rp1 juta, Kodim PPU Gelar Apel dan Simulasi

PENAJAM (NK) – Dalam rangka menghadapi penerapan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 38 tahun 2020  tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai upaya penegakan dan pengendalian COVID-19, Kodim 0913/PPU, Polres dan Pemkab PPU menggelar apel gabungan dan simulasi pelaksanaan Perbup.

Apel yang digelar di halaman upacara Kodim 0913/PPU, pada Kamis pagi (24/9/2020) tersebut bertindak sebagai Pembina Upacara Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setkab PPU, Ahmad Usman, Dandim 0913/PPU Letkol Inf Dharmawan Setyo Nugroho, Kapolres PPU AKBP. M Dharma Nugraha, Kepala Kejaksaan Negeri PPU,  I Ketut Kasna Dedi, Kepala Pengadilan Negeri PPU, Ateng Suprio dan sejumlah pejabat terkait lainnya.

Dalam sambutannya, Usman menyampaikan, awal kasus covid-19 ini adanya di Wuhan Tiongkok pada Desember 2019. Kemudian pada tanggal 2 Maret 2020 lalu terdapat 2 kasus terkonfimasi positif pertama di Indonesia dan terus berkembang sampai saat ini dengan ratusan ribu kasus.  Kita melihat begitu mudahnya covid19 ini menyebar.

“ Seperti yang kita ketahui bersama gejala awal covid ini adalah pilek, batuk dan demam. Dan terakhir ini bisa menyebabkan hilangnya indra rasa dan penciuman, ” ujar Usman

Lanjutnya, untuk diwilayah Kabupaten PPU ini sendiri perkembangan penanganan covid-19 sejak tanggal 22 Maret 2020 hingga 23 September 2020 kemarin, data yang terkonfirmasi positif berjumlah 99 orang. Dengan rincian meniggal dunia ada 4 orang, sembuh 79 orang dan 16 orang masih dalam penanganan Tim Kesehatan Covid-19.

“Dengan perkembangan ini, Bupati PPU mengeluarkan Peraturan Bupati Nomor 38 Tahun 2020 yang saat ini kita sosialisasikan dalam rangka penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan,” jelasnya.

Sementara itu Komandan Kodim 0913 PPU Letkol. Dharmawan menambahkan, pada intinya Kodim 0913 PPU dan Polres PPU akan membackup apa yang sudah menjadi keputusan Pemerintah Daerah. Yang jelas diharapkan masyarakat itu makin sadar dalam melaksanakan protokol kesehatan bukan karena dendanya tapi kesadaran dari masyarakat itu sendiri.

“Ini yang saya sampaikan tadi, pada intinya sehat untuk kabupaten tercinta Benuo Taka dan tentunya ini perlu pemahaman dangan adanya simulasi agar masyarakat paham serta sadar berupa sanksi secara lisan, tertulis. Dilanjutkan dengan sanksi berikutnya manakala tidak sadar untuk kesekian kalinya. Intinya hanya satu, PPU ini sehat semua dan kita bisa terbebaskan dari corona,” ungkap Dharmawan.

Tambahnya, jumlah personil yang disiapkan dari Kodim 0913 PPU secara garis besar ada 95 orang dan ditambah  dengan kekuatan Yonif Raider. Juga ada ditambah dari Polres PPU, SatPol-PP, Dishub beserta tim relawan.

“Saya sangat mengapresiasi apa yang dilakukan Pak Kapolres kemarin, ada tim relawan dan itulah yang akan jadi kepanjangan tangan dimasyarakat nanti, “ tutupnya. (nav/nk)

Berita Popular

To Top