ADVERTORIAL - PARLEMENTARIABorneoDPRD PPUHEADLINEKaltimPPU

Ketua DPRD PPU Desak Percepatan Bendung Gerak Telake, Kunci Ketahanan Pangan IKN

PENAJAM (NK) — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Raup Muin, menyoroti urgensi percepatan pembangunan Bendung Gerak Sungai Telake sebagai kunci utama penguatan ketahanan pangan daerah dan nasional, terutama untuk mendukung kebutuhan pangan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Dalam keterangannya, Raup menekankan bahwa realisasi bendung ini bukan lagi sebuah pilihan, melainkan kebutuhan mendesak guna mengatasi persoalan klasik kurangnya pasokan air untuk sektor pertanian di PPU.

“Bendung Gerak Sungai Telake adalah solusi konkret atas masalah irigasi yang selama ini membatasi produktivitas pertanian kita,” tegas Raup, Rabu (9/4/2025).

Ia menjelaskan bahwa proyek strategis ini akan mampu mengairi lebih dari 22.000 hektare lahan sawah, sehingga tidak hanya meningkatkan hasil panen, tetapi juga menjamin kesinambungan pasokan pangan untuk mendukung pembangunan IKN.

Lebih dari sekadar menjawab kebutuhan pertanian, Raup menilai bahwa kehadiran bendung ini juga merupakan langkah antisipatif terhadap ancaman perubahan iklim yang berpotensi memperparah kekeringan di masa depan.

“Dengan bendung ini, kita menyiapkan infrastruktur untuk menghadapi musim kemarau panjang dan ketidakpastian iklim,” tambahnya.

Raup juga menekankan bahwa manfaat dari pembangunan bendung ini akan meluas ke sektor ekonomi lokal, membuka lebih banyak peluang usaha agrikultur dan mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat PPU.

Ia berharap, pembangunan Bendung Gerak Sungai Telake segera menjadi prioritas dalam program nasional, seiring dengan percepatan pembangunan infrastruktur di kawasan penyangga IKN.

“Pemerintah pusat harus melihat proyek ini sebagai investasi strategis, bukan hanya untuk pertanian, tapi juga untuk menopang kemandirian pangan IKN,” ungkapnya. (ADV/NK)