ADVERTORIAL - PARLEMENTARIABorneoDPRD PPUHEADLINEKaltimPPU

Komisi III DPRD PPU Dorong Pemkab Laksanakn Progam Efektif di 2024

PENAJAM (NK) – Anggota Komisi III DPRD Penajam Paser Utara (PPU), Thohiron mendukung Pemkab PPU dalam melaksanakan pembangunan tahun ini. Namun, ia menyoroti pentingnya program-program kesejahteraan yang efektif dan berdaya guna.

Karena menurutnya pada situasi saat terjadi kelangkaan atau paceklik. maka dalam hal ini intervensi pemerintah perlu dilakukan untuk membantu masyarakat.

Contoh yang disebutkan oleh Thohiron adalah operasi pasar atau pasar murah pada saat-saat krisis, seperti ketika terjadi kelangkaan minyak tanah. Namun, ia menekankan bahwa tindakan tersebut sebaiknya diambil hanya jika memang ada kelangkaan.

“Tetapi itu kalau memang ada kelangkaan. kalau tidak ada kelangkaan ya tidak usah dilakukan operasi pasar, yang terpenting itu bagaimana kita membantu masyarakat dalam hal meningkatkan daya belinya,” ucapnya, Senin (19/2/2024).

Thohiron juga menyoroti pentingnya pembangunan infrastruktur yang mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat. Misalnya peningkatan terhadap pasar yang sudah ada.

Kemudian ia juga menekankan perlunya pasar yang nyaman dan menarik, sedangkan bagi petani, pembangunan jalan yang baik akan membantu dalam pengangkutan hasil panen.

“Kalau programnya hanya sekadar pasar murah ya tidak akan maju. Bukan tidak boleh. Boleh saja, namun tidak efektif,” tegas Thohiron.

Ia menilai bahwa saat ini terlalu banyak pemikiran terkait penggunaan anggaran hanya untuk mencapai target belanja, tanpa memperhatikan output dan dampak yang dihasilkan.

Harapannya ke depan agar Pemkab PPU memiliki visi yang jelas untuk menjalankan program-program kesejahteraan. Ini menjadikan fokus dan kunci untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di Benuo Taka.

“Pemda ini hanya memikirkan bagaimana caranya agar anggaran itu habis dan terserap. Sedikit sekali memikirkan output-nya. Uang yang sudah dikeluarkan itu manfaatnya untuk apa, sudah berapa yang diukur. Makanya Pj Bupati PPU ini harus punya visi bagaimana supaya anggaran itu keluar memiliki feedback yang baik,” tutupnya. (ADV)