Pemkot Samarinda Seleksi Kader Ulama Untuk ke Hadramaut Yaman

SAMARINDA (NK) – Pemerintah Kota Samarinda melakukan seleksi calon kader ulama yang akan diberangkatkan ke Hadramaut, Yaman pada tahun 2021 mendatang. Pemkot Samarinda tidak ingin hanya karena pandemic Covid-19, program ini terhenti.

Ini dikatakan oleh Wali Kota Samarinda, Syaharie Jaang dalam sambutannya dihadapan ratusan peserta seleksi, yang diadakan di Kantor MUI Samarinda, pada Rabu (11/11/2020).

“Saya berharap agar seluurh peserta yang berhasil diseleksi ini harus memantapkan “nawaitu”. Memantapkan niat untuk belajar memperdalam ilmu agama, menebarkan kebaikan selama menimba ilmu di Hadramaut, Yaman,” ujarnya.

Peserta yang mengikuti Seleksi Ulama untuk sementara hanya berfokus dari Samarinda, mengingat saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19, dimana jumlah peserta dikurangni untuk menjaga sosial distancing.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesra MUI Samarinda, sekaligus selaku ketua panitia, Abdul Jami mengatakan bahwa jumlah peserta yang mengikuti seleksi berjumlah 117 orang. Namun yang terseleksi agar bisa diberangkatkan ke Hadramaut, Yaman hanya 40 orang.

Abdul Jami juga menegaskan, bahwa anggaran untuk menyelenggarakan Seleksi Kader Ulama berkisar 80 Juta per orang dalam satu tahun, sudah termasuk biaya transportasi, biaya makan, biaya studi, dan biaya asrama selama di Hadramaut.

Adapaun juri untuk seleksi berasal dari dosen IAIN, dosen Unmul, Kementerian Agama Kaltim, dan juga beberapa juri terkemuka seperti Kiai H Mumdin dan Rais Abdullah, MC,MA.

Untuk penilaian, para juri menekankan dari segi administrasi seperti umur harus berada di usia 18 sampai 35 tahun, dan warga Samarinda. Selain itu dari segi teknis seperti bisa menguasai bahasa Arab, bisa menghapal Surah Al Quran dan Al Hadis, serta menguasai kitab-kitab klasik dan modern.(yun/riz)