DPRD Kaltim Jenguk Mahasiswa di Mapolres Samarinda

SAMARINDA (NK) – DPRD Kaltim turut memberikan perhatian terhadap dua mahasiswa yang ditahan polisi. Ya, rombongan legeslatif Rabu (11/11/2020) menjenguk mahasiswa di Polres Samarinda.

Mereka berharap pihak kepolisian dapat membebaskan dua mahasiswa yang ditahan lantaran melakukan demonstrasi UU Cipta Kerja di depan Kantor DPRD Kaltim Kamis, 5 November lalu.

“Kami akan menjamin kebebasan mahasiswa agar segera dibebaskan. Kunjungan ini dalam rangka untuk menjenguk sekaligus bersilaturahmi dengan pihak kepolisian,” ujar salah satu Anggota DPRD Kaltim Syafrudin.

Dikatakan, pihaknya turut prihatin atas kejadian yang menimpa dua mahasiswa tersebut. Terlebih keduanya masih berstatus mahasiswa.

“Kami khawatir, apabila para pendemo (mahasiswa) itu ditahan, tidak bisa melanjutkan kuliah kembali” timpal Wakil Ketua DPRD Kaltim Sigit Wibowo.

Dia berharap agar kejadian penahanan terhadap mahasiswa tidak terjadi lagi. Dia menyebut semua permasalahan pasti ada jalan keluar. Mahasiswa dan DPRD pun bisa saling berdiskusi dan bermusyawarah agar masalah dapat segera terpecahkan.

Sementara itu, Mewakili Kapolresta Samarinda, AKBP Dedi Agustianto mengatakan, pihaknya telah mengintrogasi 100 pendemo. Dan terdapat sembilan orang menjadi kordinator lapangan (Korlap), yang bertanggung jawab kepada para pendemo.

“Dari sembilan orang itu, dua di antaranya ditetapkan sebagai tersangka, sementara tujuh  lainnya dibebaskan. (riz/yun/rif)