Raih Juara, Atlit Kodrat Kukar Tanding Dengan Biaya Pribadi

Empat atlit Cabor Kodrat Kukar peraih mendali Popprov XV Kaltim 2018 mampu jadi juara walaupun kurang mendapatkan perhatian dan harus menggunakan dana pribadi untuk bertanding

Taufik : Disayangkan Para Atlit Kurang Mendapat Perhatian

SAMARINDA (NK) – Para atlit muda Kutai Kartenegara (Kukar) cabang olahraga beladiri Tarung Derajat (Kodrat) patut diajungi jempol, pasalnya hanya menggunakan dana pribadi mampu kembali membawa harum nama daerah dengan mendulang dua medali emas, satu perak dan satu perunggu pada ajang partai puncak Pekan Olahraga Pelajar Provinsi ke- XV Kaltim 2018 (POPPROV) gedung aula auditorium SMAN 1 Samarinda, Rabu (26/09/2018) kemarin.

Para atlit yang mampu meraih mendali tersebut adalah empat petarung perorangan putri Pengcab Kodrat Kukar itu, yakni, Helma Riana sebagai juara I pada kelas  40,1-43 Kg, Putri Utami juara I kelas 52,1-55 Kg, Bela juara II kelas 46,1-49 Kg dan terakhir, Saidah sebagai juara III pada kelas 43,1-46 Kg.

“Yang pertama kami merasa bangga dengan berhasil membawa pulang emas untuk Kutai Kartanegara, berikutnya kami berharap untuk ikut serta pada event-event di daerah lain dan bisa nambah emas lagi. Terkait biaya dengar-dengar Pemkab Kukar mau bantu, tapi belum untuk sekarang ini,” pungkas Helma Riana peraih medali emas, pada ajang tarung perorangan putri mewakili rekan-rekannya usai mendapatkan mendali.

Sementara itu, kru official, Kang Taufik menuturkan, semua berkat kerja keras dan kegigihan dalam berlatih, yang ikut ada lima orang, empat diantaranya berhasil mendapat dua emas, satu perak  dan satu perunggu.

“Kami melakukan seleksi untuk membawa anak-anak, salah satunya karena minimnya biaya, jadi untuk bisa ikut serta pada POPPROV. XV Kaltim 2018. Sebagian atlit Kami, menggunakan biaya sendiri,”beber Taufik.

Ditambahkannya, meskipun minimnya dukungan dari Pemerintah Kukar kepada para atlit muda Tarung Derajat ini, tidak membuat surut semangat para atlit untuk tetap berjuang mengharumkan nama daerah. Terbukti dari hasil perjuangan mereka di kancah kejuaraan Tarung Derajat Popprov XV telah membuahkan hasil untuk Kukar. Tidaklah sia-sia, malah membanggakan dan mengharumkan nama Sekolah dan Daerah.

Mereka bangga selaku warga Kukar, dapat mempersembahkan medali emas untuk daerahnya, namun sangat disayangkan semangat perjuangan para atlit muda ini, lagi-lagi kurang mendapat perhatian dari Pengurus dan Pemkab atau Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kukar,”ujarnya.

Keikutsertaan para atlit Tarung Derajat Kukar, tekannya, dalam event POPPROV. XV Kaltim 2018 di Samarinda, masih harus menggunakan biaya sendiri. Dan ini dapat menjadikannya sebagai evaluasi untuk Dispora Kukar, bahwa cabor Tarung Derajat bukan lagi sekedar ajang eksebisi atau uji coba persahabatan, namun telah resmi di pertandingkan pada kejuaraan tingkat daerah ataupun nasional.

Justru, lanjutnya, dengan adanya pengalaman ini, utamanya bagi para Atlit Tarung Derajat Kukar, yang berhasil mempersembahkan medali tersebut semuanya pelajar SMU Negeri Kecamatan Kembang Janggut dan SMU Negeri Kecamatan Tabang. Seharusnya mereka layak mendapat fasilitas dari Pemkab atau Dispora Kukar terhadap prestasi yang telah mereka torehkan.

“Menjadi tanda tanya kita bersama, apakah kedepanya Kukar harus rela melepas mereka, saat mereka dipinang daerah lain, karena hari ini mereka dilirik sebagai atlit berpotensi,”pungkasnya. (mi/cr7)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.