BorneoHEADLINEKaltim

Perhatikan Masyarakat Lokal Untuk Bangun IKN

Newskaltim, IKN – Sebelumnya, dalam Rancangan Undang-Undang Ibu Kota Negara Republik Indonesia, Panitia Khusus (Pansus) RUU IKN telah menyepakati bahwa pembangunan di wilayah Nusantara yang berada di Kalimantan Timur harus memberikan kesempatan kerja bagi masyarakat sekitar, seperti yang diungkapkan Anggota Pansus IKN, G. Budisatrio Djiwandono.

Dilansir dari Kompas.com, pada Konsultasi Publik Pansus RUU IKN, Januari silam, Budisatrio berpendapat, pemerintah perlu menyusun kebijakan agar Masyarakat di Kalimantan Timur mampu berpartisipasi dalam pembangunan.

Kemudian, dikutip dari Biro pers sekertariat presiden 2 Februari lalu, saat pertemuan Presiden RI Joko widodo bersama Pemimpin adat, Kepala Adat Dayak Kenya, Ajang Tedung telah mengusulkan, bahwa unsur penting dalam pembangunan tersebut ialah melibatkan putra daerah.

Diantaranya, keterlibatan tersebut mencakup badan otorita maupun pembangunan fisik IKN Nusantara.

” Pertama kami mengusulkan agar masyarakat adat bisa diakomodir dalam badan otorita, kemudian dalam proses pembangunan fisik, kemudian dalam pemanfaatan SDM masyarakat lokal juga mampu menjadi mitra kerja, dan yang ketiga hal terpenting perhatikan kearifan lokal, adat istiadat, serta budaya, ” ucap Ajang dalam pertemuan yang berlangsung pada senin 02 Febuari silam, di Bandar Udara Aji Muhammad Sulaiman, Sepinggan, Kota Balikpapan.

Menanggapi hal tersebut, ketua organisasi Resimen Adat Kalimantan Adil Katalino, Ibnu Fitri Arindra mengatakan bahwa tantangan bagi putra daerah untuk menghadapi IKN ialah memperjuangkan suatu peluang dalam sektor ekonomi.

Adapun hal yang diprediksi ketika berjalannya pembangunan IKN, masyarakat lokal harus bersaing dengan sumber daya manusia dari luar daerah yang datang ke kalimantan.

” Terkait dengan tantangan utama ialah, banyaknya sumberdaya manusia dari luar Kaltim untuk berkerja di wilayah IKN Nusantara, kemudian tentang IKN Nusantara sendiri, kami juga berharap agar pemerintah dapat memperdayakan pemuda dan masyarakat lokal IKN Nusantara yang berada di PPU dan Kukar, Kalimantan Timur untuk bekerja dalam pembangunan tersebut, ” ucap Ibnu saat dikonfirmasi awak media pada (18/04/2022) malam.

Oleh sebab itu dirinya berharap agar masyarakat harus berperan aktif demi meningkatkan potensi yang berpengaruh pada aspek ketenagakerjaan untuk pembangunan yang akan datang.

” Karena pemerintah sudah menetapkan kepala otorita dan wakilnya, kami masyarakat kalimantan sebenarnya menginginkan putra daerah Kaltim juga dilibatkan dalam struktur dan Deputi Otorita IKN Nusantara, intinya masyarakat harus siap berperan aktif dan siap terlibat, SDM yang ada di Kukar dan PPU siap untuk berkerja dan mengawal pembangunan IKN di Nusantara,” pungkasnya. (NK/Era/Bah).