ADVERTORIAL - PARLEMENTARIABorneoDPRD KALTIMHEADLINEKaltim

Desakan DPRD Kaltim untuk Realisasi Bendung Gerak Sungai Talake

Samarinda (NK) 9 November 2023 – Fraksi Partai Gerindra DPRD Kaltim mendesak pemerintah pusat dan provinsi untuk segera merealisasikan pembangunan bendung gerak Sungai Talake. Bendungan ini diharapkan dapat mendukung kedaulatan pangan di Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara, dan Kecamatan Long Kali, Kabupaten Paser.

Bagus Susetyo, anggota DPRD Kaltim dari Fraksi Partai Gerindra, mengatakan bahwa bendung gerak Sungai Talake akan memberikan dampak positif bagi petani di daerah tersebut. Ia mengklaim bahwa bendungan ini akan meningkatkan pengairan sawah, produksi gabah, dan kesejahteraan masyarakat.

“Selama ini, petani di Kecamatan Babulu hanya mengandalkan sistem tadah hujan untuk mengairi sawah mereka. Dengan adanya bendung gerak Sungai Talake, mereka bisa panen tiga kali setahun,” ujarnya.

Bagus Susetyo menilai bahwa pembangunan bendung gerak Sungai Talake membutuhkan anggaran sekitar Rp2 triliun. Ia mengusulkan agar Pemerintah Provinsi Kaltim mengalokasikan anggaran tersebut dari APBD Kaltim tahun 2024.

“Bendung gerak Sungai Talake adalah proyek strategis yang harus didukung oleh semua pihak. Bendungan ini tidak hanya bermanfaat untuk pertanian, tetapi juga untuk mengatasi banjir, mengendalikan sedimentasi, meningkatkan kualitas air sungai, dan membangkitkan listrik,” tuturnya.

Bagus Susetyo menyayangkan keputusan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang mengalihkan anggaran pembangunan fisik bendung gerak Sungai Talake untuk pembangunan pengambil air di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara. Pengambil air tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan air bersih Ibu Kota Negara Indonesia baru bernama Nusantara.

“Kami tidak setuju dengan pengalihan anggaran tersebut. Kami menganggap itu sebagai pengkhianatan terhadap masyarakat Kaltim, khususnya petani di Kecamatan Babulu dan sekitarnya. Kami meminta pemerintah pusat untuk menghormati hak-hak kami sebagai warga negara,” tegasnya.

Fraksi Partai Gerindra DPRD Kaltim berjanji akan terus memperjuangkan realisasi pembangunan bendung gerak Sungai Talake. Mereka mengancam akan melakukan aksi protes jika pemerintah pusat dan provinsi tidak segera menindaklanjuti usulan mereka. (Adv/NK)