Diamuk Api, Puluhan Rumah Warga Melayu Tenggarong Ludes


TENGGARONG (NK) – Puluhan rumah warga di RT. 14, RT. 15 dan RT. 16 sekitar jalan Maduningrat dan jalan Danau Semayang, Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Kalimantan Timur (Kaltim), pada Rabu malam (16/1/2019), sekitar pukul 19.10 Wita, ludes diterbakar diamuk api atau si jago merah.

Kejadian kebakaran tersebut terjadi tepat usai warga melaksanakan ibadah sholat maghrib pada Rabu sekitar pukul 19.10 Wita, sehingga puluhan rumah milik warga yang berdomisili sekitar gang 7, 8, 9 dan gang 10 jalan Maduningrat dan jalan Danau Semayang tepatnya di belakang Gereja Philadelphia Family Kelurahan  Melayu ludes terbakar.

Akibat kejadian tersebut warga yang menjadi korban diungsikan ketempat aman, sementara itu Polres Kukar masih terus melakukan penyelidikan, guna mengetahui penyebab kebakaran dan berapa nilai kerugian materil serta korban jiwa.

Sementara menurut keterangan sejumlah warga dilokasi kejadian, diperkirakan sumber api berasal dari belakang kanan rumah ibadah gereja, tepatnya di RT. 15 terdapat kurang lebih 70 an rumah warga dan satu buah rumah ibadah Gereja hangus terbakar oleh amukan api.

Namun, berkat kerja keras Pemadam Kebakaran (Damkar) Tenggarong dibantu oleh Damkar Kota Samarinda, Balakarcana Samarinda, Tim Tagana, BNPB, BPBD, Dinas Sosial, Satpol PP, Polres, TNI dan warga amukan api tersebut akhirnya berhasil dipadamkan pada pukul 23.00 wita.

Bahkan Polres Kukar dibantu porsonel Polsek Tenggarong Seberang dan Loa Kulu,  Satuan Sabhara Polres Kukar menurunkan satu unit kendaraan water canon dalam membantu petugas pemadam berjibaku memadamkan api. Namun  demikian karena adanya hembusan angin kencang dan padatnya jarak antar rumah pemukiman warga, membuat sulit bagi petugas untuk menjangkau lokasi rumah warga yang berada di bagian dalam.

Sementara itu, Kapolres Kukar, AKBP Anwar Haidar, kepada wartawan menjelaskan, sejauh ini pihaknya belum dapat memastikan dan memperkirakan berapa nilai kerugian yang ditimbulkan akibat bencana kebakaran itu dan sekarang masih proses pemadaman.

“Langkah-langkah awal yang kami lakukan bekerjasama dengan masyarakat, BPBD, Dinas Sosial, Damkar untuk mengevakuasi warga ke titik-titik aman. Sejauh ini belum ada laporan terkait adanya korban jiwa, untuk penyebabnya belum dapat dipastikan dan semua masih dalam proses penyelidikan,”pungkas Kapolres. (mir/nk)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.