Diskes PPU Lakukan Pengobatan Massal Kaki Gajah

Temukan 11 Penderita di Waru dan Babulu

NewsKaltim.com–  Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) seperti tahun-tahun sebelumnya kembali akan melakukan pengobatan massal untuk mengantisifasi penyebaran penyakit kaki gajah atau filariasi.

Kepala Seksi (Kasi) pencegahan penyakit Dinkes Kabupaten PPU, Eka Wardhana saat ditemui mengatakan pemberian obat melaluki puskesmas dan puskesmas pembantu (Pusban) akan dilakukan mulai bulan oktober 2016 mendatang.

Pengobatan massal tersebut kata dia, sebagai bentuk pencegahan penularan penyakit kaki gajah dilingkungan masyarakat, terutama diwilayah yang paling banyak ditemukan warga positif penderita penyakit kaki gajah.

Dinkes Kabupaten PPU menurut dia, saat ini telah menumukan 11 orang penderita penyakit kaki gajah yang berdomisili di kecamatan Waru dan Babulu.

“Sasaran terhadap pengobatan massal penyakit kaki  gajah dilakukan terhadap seluruh masyarakat, mulai usia diatas dua tahun dan seterusnya, kecuali kepada ibu hamil dan masyarakat yang bersangkutan memiliki gangguan kesehatan, “ jelasnya.

Dijelaskan dia, Infeksi yang menahun tersebut, disebabkan oleh cacing filaria yang ditularkan melalui nyamuk. Kemudian cacing tersebut mampu menghasilkan jutaan anak yang beredar dalam darah dan bisa hidup selama empat tahun. Ia menambahkan, filariasis tersebut juga dapat menyebabkan   cacat menetap berupa pembesaran kaki, lengan, kantung buah jakar dan payudara.

“Penyakit kaki gajah bisa menyerang siapa saja dan penyakit ini bukan merupakan penyakit kutukan, keturunan atau santet, “terang Eka Wardhana.

Kendati bukan sebagai daerah endemis penyakit kaki gajah, namun setiap tahun Dinkes Kabupaten PPU setiap tahun selalu membagikan obat  kaki gajah kepada masyarakat.

“Tahun ini telah memasuki tahun keempat pengobatan massal penyakit kaki gajah diwilayah Kabupaten PPU. Kami berharap seluruh masyarakat dapat turut berpartisipasi dalam kegiatan ini, sehingga pencegahan dapat dilakukan dengan baik kepada seluruh masyarakat, “pungkasnya(Humas6/NK1)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.