ADVERTORIAL - PARLEMENTARIABorneoHEADLINEKaltim

DPRD Kaltim apresiasi kebijakan Pemprov Kaltim ditengah merosotnya APBD 2026

SAMARINDA (NK) – Anggota komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim, Syarifatul Sya’diah, mengapresiasi kebijakan pemerintah provinsi (Pemprov) kaltim yang tetap menjalankan program prioritas ditengah merosotnya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026.

Meski anggaran tertekan, Syarifatul memberikan apresiasi, lantaran masih menjalankan program pendidikan gratis atau GratisPol.

Program Gratispol, yang mencakup pembebasan biaya pendidikan mulai dari SMA, SMK, SLB, hingga perguruan tinggi S1 sampai S3, tetap dialokasikan sebesar Rp2,09 triliun.

Angka ini dinilai cukup besar, bahkan melampaui sebagian belanja sektor fisik dan infrastruktur.

“Di tengah badai pemotongan TKD, komitmen Pemprov Kaltim, untuk menjaga program pendidikan gratis sangat luar biasa,” ucap Syarifatul pada Kamis (4/12/2025)

“Meskipun pembangunan infrastruktur mengalami pengurangan, anak-anak Kaltim tetap dibebaskan dari biaya UKT. Ini menunjukkan komitmen untuk membangun generasi emas Kaltim,” sambungnya.

Lebih lanjut, Syarifatul menilai kebijakan mempertahankan program GratisPol sesuai dengan visi misi Gubernur Kaltim untuk mewujudkan kualitas sumber daya manusia unggul.

“Ini menjadi bukti bahwa pemerintah tetap konsisten membantu masyarakat. Pendidikan adalah ujung tombak pembangunan generasi masa depan,” tutupnya.

Dengan berbagai penyesuaian yang harus dilakukan, DPRD Kaltim berharap kondisi fiskal dapat kembali membaik sehingga pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik dapat berjalan optimal di seluruh kabupaten/kota. (ADVERTORIAL/NK)