Hadi Mulyadi Lantik KI Kaltim

SAMARINDA (NK) – Pengambilan sumpah jabatan terhadap lima anggota Komisi Informasi Provinsi Kalimantan Timur (KI Kaltim) masa bakti 2020-2025 bergulir. Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi turut hadir pada agenda yang bergulir  di Ruang Serbaguna Kantor Gubernur Kaltim, Sabtu (07/11/2020).

Lima anggota Komisi Informasi Kaltim yang dilantik di antaranya Imran Duse, Muhammad Khaidir, Erni Wahyuni, Ramon D Saragih dan Indra Zakaria. Mereka berhasil menyisihkan puluhan peserta lainnya sejak tahapan seleksi administrasi, ujian, hingga psikotes.

Hadi Mulyadi mengatakan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan komisioner Komisi Informasi Kaltim itu merupakan salah satu wujud implementasi UU Nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik.

Komisi Informasi adalah representasi perwakilan unsur masyarakat dan unsur pemerintah yang dipilih melalui tahapan dan mekanisme yang diatur UU.

“Komisi informasi ini diharapkan mengawal keterbukaan informasi publik juga memberikan stimulan pembangunan yang transparan dan demokratis, dengan membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi,” harapnya.

Wagub Kaltim juga berharap agar KI Kaltim dapat bekerja maksimal dalam membangun Kaltim sesuai dengan tugas dan fungsinya, termasuk memerangi berita hoax yang berkembang di tengah masyarakat saat ini.

Komisi Informasi Kaltim, ujarnya, hendaknya dapat kerjasama dengan seluruh stakeholder termasuk masyarakat untuk aktif memerangi berita hoax yang tidak menguntungkan bagi semuanya.

“Kesadaran itu penting dengan mengolah informasi sebaik mungkin. Jadi jangan cepat-cepat share tanpa ada analisa yang cukup, baik berita dalam negeri dan luar negeri. Apalagi berita-berita yang sifatnya personal, itu tidak baik,” pesannya.

Anggota KI Kaltim Muhammad Khaidir mengatakan siap mengabdikan diri untuk empat tahun kedepan, dimana tugas dan fungsi KI bekerja maksimal dalam menindak lanjuti sengketa menjadi komitmen untuk menyelesaikannya.

Khaidir yang merupakan anggota KI Kaltim terdahulu mengatakan tupoksi tim monitoring dan evaluasi tentang keterbukaan informasi publik, membuat petunjuk teknis dan pelaksanaan tentang layanan informasi publik.

“Tetap akan kita laksanakan sesuai tupoksi. Untuk pembentukkan Ketua KI Kaltim, akan dirembukkan bersama anggota KI Kaltim lainnya, paling lambat pada Selasa mendatang diharapkan sudah terbentuk,” ujar Khaidir. (yo/rif)