Jadi Bupati PPU Terpilih, AGM Segera Laksanakan Janji  

AGM – Hamdam saat menerima berita acara hasil rapat pleno penetapan terpilih dirinya sebagai pasangan kepala daerah periode 2018 – 2023


AGM :  Kami Akan Bentuk Tim Transisi

PENAJAM (NK) – Pasca ditetapkan sebagai Paslon Bupati dan Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU) terpilih selaku pemenang Pilkada PPU tahun 2018, Calon bupati Abdul Gafur Masud (AGM) dan Calon Wabup Hamdam menyatakan akan segera melaksanakan janjinya.

Kami akan segera melaksanakan salah satu janji kami yakni menyatukan pemikiran antara eksekutif, legislatif dan tokoh masyarakat guna melangkah kedepan membangunan kabupaten PPU,”ujarnya.

Selain itu, tambahnya, mungkin kedepan dirinya bersama – sama dengan tim koalisi parpol membentuk tim transisi guna melihat kinerja – kinerja yang ada di PPU ini, dan ini merupakan point pertama yang dilakukan pihaknya.

“Tim transisi ini beranggotakan dari koalisi Parpol untuk melihat kinerja Pemkab masa lalu apa yang kurang dan apa yang wajib kita lakukan. Tentunya pembangunan – pembangunan sudah ada kita lanjutkan khususnya kegiatan prioritas termasuk pembangunan kedepan baru tentunya harus pro rakyat jadi prioritas kita,”tegas AGM.

Selain kinerja dan pembangunan, tegas AGM, pihaknya juga akan melakukan evaluasi terhadap para pejabat bahkan sampai kepemerintahan desa, keluarahan hingga RT apa yang kurang. Dan pihaknya mengharapkan ada masukan dari tokoh – tokoh masyarakat.

“Kami ingin membangun dari desa ke kabupaten, karena selama ini desa masih banyak tertinggal pembangunannya dibandingkan dari kabupaten. Dimana dari 54 desa dan kelurahan terdapat 30an desa yang perlu perhatian,”tuturnya.

Terkait dengan rencana pembangunan jembatan tol teluk Balikpapan – PPU, diakuinya, hingga kini dirinya tidak mengetahui jadi dilihat dulu seperti apa progresnya secara detail kedalam. Namun jika melihat dari kondisi saat ini, yang ada di depan mata adalah jembatan pulau Balang. Bahkan dirinya sempatnya melakukan peninjauan jembatan itu dan  harus terhubung sebab itu paling dekat soalnya.

Ia menjelaskan, berkaitan dengan blok East Kalimantan (EastKal) bakal ditinggalkan Chevron, dirinya bersama Bupati PPU, H. Yusran Aspar bersama – sama diundanga membicarakan blok EastKal tersebut, namun belum ada titik temu dari Pertamina Hulu Indonesia (PHI). Oleh karena itu, harus di pull up terus karena itu menjadi salah satu sumber PAD PPU.

“Kalau kita sih pengennya prosentase DBH bagi hasil migas lebih dari 10 persen, namun kita lihat bagaimana kelanjutannya,”pungkasnya.(nav/nk)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.