Jauh Sebelum Jadi Presiden, Jokowi Telah Kenal PPU

Presiden RI, Jokowi beserta istri ketika mengunjungi PPU mendapat penjelasan tentang kabupaten setempat dari Bupati, Yusran Aspar

Jokowi : Jangan Lupakan Sotek Sebagai Calon Ibukota Negara

PENAJAM (NK) –  Siapa sangka, ternyata jauh sebelum Joko Widodo (Jokowi) menjadi Presiden, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) adalah merupakan salah satu daerah yang telah dikenalnya.  Kok bisaya?, Ternyata untuk mendukung usaha permebelan yang dijalankannya saat itu, wilayah Kelurahan Sotek di PPU merupakan salah satu daerah pemasok bahan baku kayu untuk usaha permebelan milik Presiden ketuju ini. Dari situlah PPU telah dikenal oleh Jokowi.

Makanya ketika saya menyambut presiden Jokowi di Bandara Sepinggan Balikpapan beberapa waktu lalu beliau sempat berbisik kepada saya katanya  jangan lupakan PPU sebagai salah satu wilayah calon Ibu Kota Negara ini,”kata Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak ketika bincang-bincang bersama Bupati PPU, Yusran Aspar di ruang kerja gubernur baru baru ini.

Awang Faroek mengatakan, cerita itu baru terungkap ketika dirinya berbincang-bincang langsung dengan Jokowi beberapa waktu lalu. Dari perbincangan itu terungkap bahwa untuk  memenuhi kebutuhan bahan baku pabrik mebel miliknya yang berada di jawa termasuk di Solo saat itu, Jokowi harus menyuplai bahan baku kayu dari pulau Kalimantan salah satunya adalah daerah kelurahan sotek Kabupaten PPU yang saat ini ditunjuk sebagai salah satu calon ibukota Negara di Kalimantan.

“Ketika itu hasil kayu di kalimantan memang melimpah dan masih sangat besar. Salah satunya yang berasal dari wilayah Sotek dan sekitarnya,” tambahnya.

Dikisahkan pada tahun 1988 atau satu tahun setelah kelahiran putra pertamanya, Jokowi memilih untuk belajar model bisnis furnitur dengan bekerja membantu pamannya menjalankan usaha yaitu di CV Roda Jati. Di perusahaan milik kerabatnya tersebut, Jokowi bekerja selama satu tahun hingga akhirnya memutuskan untuk berdikari dan memulai perusahaan mebelnya sendiri pada tahun 1989.

Berbekal kondisi sektor permebelan lokal yang sedang berjaya pada waktu itu, Jokowi kemudian memutuskan untuk terjun di bisnis tersebut. Modal awal Jokowi didapat dari menggadaikan asset milik orang tuanya kepada bank. Perusahaan mebel yang dibentuk Jokowi tersebut bernama CV Rakabu, yang mana diambil dari nama anak pertamanya Ghibran Rakabuming.

“Kemudian kebutuhan bahan baku kayu pun terus didatangkan dari kalimantan salah satunya adalah berasal dari Kabupaten PPU,” bebernya.(Humas6/ervan/nk)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.