Kabupaten PPU Menargetkan Juara Umum MTQ Tingkat Provinsi Kaltim

BONTANG NK – Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-42 tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Tahun 2021 yang di gelar di Kota Bontang berjalan dengan lancar. Hampir seluruh Kafilah perwakilan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menampilkan semua kemampuannya untuk bersaing menghadapi Kafilah dari kabupaten/kota di Kaltim.

Sebanyak sembilan arena lomba yang tersebar di Kota Bontang. Yaitu pada arena pertama bertepat di Gedung Arena Utama MTQ di Stadion Bessai Berinta dengan kategori perlombaan tilawah Al Qur’an (tilawah dewasa, remaja dan anak-anak). Arena dua bertempat di Gedung Balai Pertemuan Umum (BPU) Bontang Barat dengan kategori lomba qiroat Al Quran ( qiroat mujawwad dan qiroat murattal remaja dan dewasa). Untuk arena tiga di Gedung Auditorium 3D Pemkot Bontang dengan kategori perlombaan tilawah Al Qur’an dan hafalan Al Qur’an (tilawah tartil, tahfidz 1 juz tilawah, tahfidz 5 juz tilawah).

Sedangkan, arena empat bertempat di Gedung BPU Bontang Selatan dengan kategori lomba tilawah Al Qur’an dan hafalan Al Qur’an (tahfidz 10 juz, 20 juz dan cacat netra). Untuk arena lima di aula Gedung Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dengan lomba hafalan Al Qu’an dan tafsir Al Qur’an ( tahfidz 30 juz, tafsir bahasa Arab, Inggris dan Indonesai). Di arena enam berlokasikan di pendopo rumah jabatan Wali Kota dengan kategori lomba syahril Al Quran.

Lanjut pada arena tujuh dengan kategori lomba fahmil Al Qur’an yang bertempat di Perpustakaan Daerah. Untuk arena Deelapan bertempat di Gedung Sport Center Loktuan dengan perlombaan khat Al Qur’an (naskah, hiasan mushaf, dekorasi dan jontemporer). Di arena sembilan dengan kategori perlombaan karya tulis ilmiah Al Qur’an di SKB Dinas Pendidikan. Untuk di arena yang ke sepuluh di aksanakan di Gedung MUI Kota Bontang, dengan kategori perlombaan hafalan hadist Nabi (100 hadist dengan sanad, 500 hadist tanpa sanad).

Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemanag) Kabupaten PPU Maslekhan, juga selaku pimpinan kafilah saat di jumpai mengatakan,
Kesiapan peserta MTQ kafilah Kabupaten PPU sudah menunjukkan penampilan mereka yang maksimal. Tentu saja jafilah terpilih untuk mewakili Kabupaten PPU adalah yang terbaik untuk setingkat kabupaten.

“Bahkan, semua yang bertanding di Kota Bontang pastinya yang terbaik dari masing-masing kabupaten/kota. Hanya saja, dewan hakim mempunyai kewajiban untuk memilih mana yang terbaik dari yang terbaik,” ungkap Maslekhan.

Maslekhan juga menjelaskan, dari 48 anggota kafilah yang belomba hari ini, ada beberapa kategori lomba yang tidak diikutsertakan. Yaitu kategori tahfidz 20 juz, tahfidz 30 juz dan hapalan hadist. Untuk kategori tafsir hanya mengirimkan dua untuk bahasa Indonesia putra dan bahasa Inggris putri. “Kebetulan untuk bahasa Inggris putra sudah diangkat menjadi pegawai dan sedang melajalani latihan prajabatan (LPJ) jadi tidak bisa mengikuti MTQ saat ini,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesra PPU Anang Widianto selaku wakil pimpinan kafilah menambahkan, peraturan MTQ pada tahun ini tentu sangat berbeda pada tahun sebelum. Jika di tahun kemarin masih ada babak penyisihan, tetapi pada tahun ini menggunakan sistem point tertinggi yang akan menjadi juara.

” Untuk tahun ini memang tidak ada penyisihan, jadi peserta langsung tampil kemudian langsung dinilai oleh dewan hakim. Hasilnya nanti seperti diranking,”jelas Anang.

Anang juga mengharapkan MTQ pada tahun ini bisa memberikan hasil yang maksimal, untuk memperbaiki hasil MTQ pada tahun-tahun sebelumnya. Target yang paling diutamakan pada tahun ini menjadi juara umum tingkat Provinsi Kaltim.

” Yang menjadi target menjadi juara umum, jika tidak bisa meraih paling tidak bisa memperbaiki peringkat MTQ pada tahun yang sebelumnya, seperti di Kabupaten Paser kemarin Kabupaten PPU peringkat tujuh,” pungkasnya. (Advertorial/NK2)