Kasus Positif Covid-19 Kaltim Bertambah 265 Kasus Baru
SAMARINDA (NK) – Juru Bicara Satgas Covid-19 Kalimantan Timur (Kaltim), Andi M Ishak mengatakan, pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kalimantan Timur, hari ini bertambah 265 kasus baru sehingga total keseluruhan berjumlah 15.405 kasus setelah.
“Sedangkan angka kematian akibat paparan virus SARS-CoV-2 itu hampir 500 kasus terjadi di 10 Kabupaten/ Kota di Provinsi Kaltim,” ujar Andi M Ishak melalui siaran persnya, Sabtu (7/11/2020) di Samarinda.

Dari 265 kasus itu, lanjutnya, tertinggi dari Samarinda dengan 104 kasus, disusul Kutai Timur dengan 57 kasus, lalu Kutai Kartanegara 47 kasus, Balikpapan 28 kasus, Paser 13 kasus, Bontang 10 kasus, Berau dua kasus, Kutai Barat dua kasus, Penajam Paser Utara dua kasus.
“Kini rata-rata 414 orang per 100 ribu penduduk di Kaltim terpapar Covid-19. Dimana terdapat 826 orang sedang dalam proses menunggu hasil pemeriksaan uji sampel swab di laboratorium,” ungkapnya.
Sementara itu, bebernya, pada hari ini, kasus sembuh dilaporkan ada 299 kasus. Dimana tingkat kesembuhan tertinggi ada di Samarinda sebanyak 92. disusul Kutai Kartanegara 60 kasus, lalu Kutai Timur 57 kasus, Balikpapan 27 kasus, Paser 19 kasus, Bontang delapan kasus, Kutai Barat lima kasus, Berau dua kasus dan Penajam Paser Utara dua kasus.
“Hari terdapat penambahan 299 kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dinyatakan sembuh, sehingga total kasus sembuh menjadi 12.561 kasus se Kaltim,” urainya.
Penambahan kasus meninggal, lanjut Andi, hari ini dilaporkan sebanyak empat kasus berada di Kutai Kartanegara dua kasus dan Kutai Timur dua kasus, sehingga total keseluruhan angka kasus meninggal menjadi 499 kasus.
Sementara untuk kasus yang masih berstatus perawatan Covid-19 ada 2.345 kasus dengan empat besar daerah yang memiliki angka pasien rawat tertinggi ada di Kutai Kartanegara 679 kasus, Kutai Timur 502 kasus, 457 kasus di Samarinda dan Balikpapan sejumlah 406 kasus.
“Per hari ini di Kaltim angka kesembuhan mencapai 12.561 kasus atau 81,5 persen dari total kasus terkonfirmasi 15.405 kasus,” tutupnya. (*/nav)

