Kembali Pipa Pertamina Bocor, Keluarkan Minyak dan Bau Menyengat

Personel BPBD PPU saat melakukan penyemprotan material minyak dari pipa milik PT Pertamina yang bocor dan mengalir ke sungai Nenang Besar

Warga Nenang Terkena Dampak Langsung Capai 161 Jiwa

PENAJAM – Pasca bocornya pipa minyak PT Pertamina di teluk Balikpapan pada Sabtu (31/3/2018), hal serupa kembali terjadi kini Kamis (5/4/2018), dan gilirannya pipa milik perusahaan plat merah yang berada di RT 04 dan RT 07 Kelurahan Nenang, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tersebut mengalami kebocoran sehingga mengeluarkan minyak mengalir ke sungai Nenang besar dengan bau menyengat.

Kasubid Peralatan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten PPU,  Nurlaila, kepada newskaltim.com mengatakan, pasca mendapatkan laporan sekitar dari warga pada pukul 07.30 wita, maka Tim BPBD menindaklanjutinya dengan terjun langsung ke lapangan dan menkoordinasikan dengan Koramil dan Polsek Penajam.

Kebocoran terjadi antara RT 04 dan RT 07 Nenang. Pipa tersebut mengeluarkan minyak dan bau menyengat.  Setelah kami lakukan pengecekan diduga bau minyak yang keluar dari pipa milik PT Pertamina, kemudian kejadian ini disampaikan kepada Polsek dan Koramil Penajam serta  ditembuskan ke PT. Pertamina terminal Lawe Lawe,”tukasnya.

Menanggapai laporan tersebut, lanjutnya, kemudian sekitar pukul 10.15 wita PT. Pertamina datang ke lokasi guna melakukan tindakan awal pencegahan dengan memasang oil boom untuk menahan minyak agar tidak mengalir ke laut.

Selain itu, tambahnya, Tim Gabungan Satgas BPBD, Satgas Karlahbun Dinas Pertanian , dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) PPU telah melakukan penyemprotan pembersihan material minyak yang menyebar di sungai Nenang besar sekitar RT 07

“Dari hasil pendataan warga terdampak langsung berada di RT 07 dengan jumlah KK 36 dengan jumlahnya 161 jiwa. Kami juga telah memberikan konsumsi untuk korban awal terdampak di sekitar lokasi RT 07 itu,”katanya.

Saat ini, jelasnya, PT Pertamina sedang melakukan penggalian di lokasi titik pipa bocor milik guna dilakukan penanganan lebih lanjut, agar cairan material minyak tidak keluar kembali. Pertamina juga menurukan tiga orang tenaga medisnya untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi warga dan petugas di lapangan. (ervan/nk)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.