Meriah, Ribuan Warga PPU Antusias Nobar G30S/PKI

Terlihat sejumlah pejabat TNI-AD, Pemkab PPU dan  tokoh masyarakat PPU bersama ribuan warga memadati kegiatan Nobar pemutaran film penghianatan G30S/PKI yang dilaksanakan di Pasar Induk Nenang

PENAJAM(NK) – Nonton Bareng (Nobar) pemutaran film G30S/PKI yang diprakarsai Kodim 0913/PPU malam tadi, Sabtu malam (30/9/2017) sangat diapresiasi masyarakat Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Hal tersebut dapat dilihat dari jumlah penonton yang memadati lokasi pemutaran film tersebut di Pasar Induk Nenang, Kelurahan Nenang Kecamatan Penajam. Terlihat ribuan warga antusias untuk menonton film tersebut sehingga memadati lokasi pemutaran film dan memenuhi halaman pasar induk Nenang.

Dalam sambutannya, Dandim 0913/PPU, Letkol Czi Dwi Imam Subagyo mengatakan, pemutaran film pengkhianatan G30S/PKI ini bertujuan memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada anggota TNI dan masyarakat yang belum mengetahui tragedi G30S/PKI yang pernah terjadi di Indonesia.

Kegiatan ini sifatnya nonton bareng saja agar kita tau bahwa gerakan pengkhianatan  itu pernah terjadi di Negara kita,”ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah (Sekda) PPU, Tohar menerangkan, dirinya mengapresiasi kegiatan nobar film G30S/PKI tersebut. Menurutnya dengan menonton kembali film itu, warga dapat kembali memahami sejarah yang pernah terjadi di negeri ini, walau diakuinya dalam pembuatan film tersebut terdapat keterbatasan dalam konteks cerita.

Selain itu, Tohar juga sangat bangga kepada warga PPU yang sangat antusias menonton bersama-sama pemutaran film G30S/PKI ini. Menurutnya, pemutaran film tersebut bukan bertujuan untuk menakut-nakuti, melainkan memberikan pemahaman bahwa faham Komunis di Indonesia pernah melakukan gerakan tersebut dan kini telah dilarang untuk berkembang di negeri ini.

“Kita semua tahu, bahwa faham komunis ini idak boleh berkembang di Indonesia, oleh karena itu dengan pemutaran film ini masyarakat dapat memahami bahayanya gerakan tersebut agar tidak terulang lagi,”pungkasnya.

Sementara itu, Ketua MPC Pemuda Pancasila PPU, Abdul Rauf Muin menuturkan, dirinya menghimbau kepada seluruh warga PPU untuk lebih menjaga lingkungan dari faham komunis. Diakuinya, melalui nobar G30S/PKI tersebut masyarakat dapat lebih memahami sejarah yang terjadi di PPU.

“Kita bangga antusias warga untuk nobar cukup tinggi,”ucapnya.

Dalam kegiatan nobar tersebut juga dihadiri Wakil Bupati PPU Mustaqim MZ, Sekretaris Daerah PPU Tohar dan sejumlah pimpinan SKPD dilingkungan pemerintahan PPU, serta sejumlah Ormas yang ada di PPU.(kanda/nk)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.