Nelayan PPU Akui Merasakan Dampak Pandemi COVID-19
PENAJAM (NK) – Nelayan di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), mengakui ikut terdampak terjadinya pandemi COVID-19 selama beberapa bulan terakhir ini, sehingga berdampak pada penghasilan nelayan untuk menghidupi keluarganya.
Demikian diungkapkan, Ketua Kelompok Perikanan, Musa dengan nama Kelompok Usaha Bersama Nenang Mandiri beralamat di jalan Inpres RT. 007, Kelurahan Nenang, Kecamatan Penajam, Kabupaten PPU, kepada newskaltim, Jumat (2/10/2020) di Penajam.
“Saya dan rekan-rekan lainnya sangat merasakan dampak dari pandemi COVID-19 ini, karena daya beli masyarakat alami penurunan berbeda ketika sebelum pandemi,” ujarnya.
Karena terjadi penurunan daya beli masyarakat, jelasnya, maka hasil penjualan ikan ikut menurun akibatnya pemasukan pendapatan untuk biaya hidup keluarganya terus berkurang.
“Semenjak pandemic Covid 19 di Kabupaten PPU semua merasakan dampak termasuk saya sendiri, sebab daya beli masyarakat menurun, Apalagi ada beberapa masyarakat yang terkena PHK karena terjadinya pengurangan tenaga kerja di tempatnya bekerja akibat COVID-19 ini,” tukas Musa.
Dibeberkannya, uang penjualan hasil tangkapan ikannya selain untuk keluarga juga dijadikan sebagai modal melaut. Sebab untuk bisa menangkap ikan di laut dibutuhkan biaya tidak sedikit karena ada beberapa kebutuhan dan peralatan selama delapan hari bertahan hidup di tengah laut.
“Selain itu kami juga mengalami penurunan hasil tangkap laut karena gelombang dan angin kencang. Jadi kami merasa sangat terdampak. Saya berharap, Pemerintah Daerah melalui Dinas Perikanan serta instansi terkait lainnya memperhatikan masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan khususnya di Kelurahan Nenang,” sebutnya.
Ia juga berharap agar pandemi ini cepat berlalu sehingga aktivitas seluruh masyarakat bisa kembali normal.
Pada kesempatan itu, Kapolres PPU, AKBP M. Dharma Nugraha didampingi Kasat Intelkam Polres PPU, AKP Juwadi melalui Kanit II Sat Intelkam, IPDA Hartono mengatakan, berharap Musa bersabar dengan kondisi pandemi COVID-19 saat ini dimana membawa dampak bagi para nelayan. Selain itu Musa dan masyarakat PPU agar dapat mendukung kebijakan Pemerintah, yakni mematuhi protokol kesehatan.
“Saya himbau bapak Musa bisa mendukung kebijakan pemerintah yakn ini memutus rantai penyebaran COBID-19 dengan mematuhi protokol kesehatan, kita semua berharap semoga pandemi ini cepat berlalu,” pungkasnya. (nav)

