HEADLINEKukar

PMI Samboja Kukar Sigap Tangani Bencana Banjir

TENGGARONG (NK) – Palang Merah Indonesia (PMI) Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), sigap berikan bantuan kepada para korban terdampak banjir  di 13 kelurahan Kecamatan Samboja yang terhadi  pada, Jumat, (3/9/2021) malam.

Pembina Relawan Muda PMI Kukar, Yadi mengatakan, bencana ini merupakan masalah sangat serius karena sedikitnya rumah milik 1.830 Kepala Keluarga (KK) terendam banjir.

Dibeberkannya, PMI mendapatkan kabar terjadi bencana banjir tersebut sekira  pukul 04.00 Wita. Ketika itu, air  sudah merendam beberapa titik pemukiman warga, diantaranya daerah Sungai Seluang, Margo Mulyo, Sungai Merdeka, Wonotirto, Kampung Lama dan kelurahan Tanjung Harapan.

“Begitu mendapat kabar, kami langsung bergegas menginformasikan kepada seluruh anggota. Kemudian  kami langsung menuju lokasi. Pagi tadi kawasan terendam itu ada di sungai Seluang dan sekitarnya. Kami pun langsung mengevakuasi  warga terdapat dengan motorboat dan peralatan seadanya,” tuturnya.

Sementara itu, rencananya malam ini pihaknya memberikan bantuan ke daerah Kampung Lama dan Tanjung Harapan dikarenakan air di daerah tersebut masih belum surut. Rute yang dilewati para relawan PMI ini sangatlah terjal, tidak memungkinkan untuk motor dan mobil bisa lolos dari rendaman air setinggi pinggang orang dewasa, sehingga para relawan harus mencari jalan lain guna mengakses hingga ke rumah korban banjir itu.

“Di daerah gang Kampung Lama tembusan Tanjung, airnya sudah sangat tinggi sehingga kita harus putar arah menuju simpang Kuala, jika kita lewat dengan motor sama mobil nanti pasti mogok, jadi kita punya dua alternatif yakni  jalan kaki atau putar ke arah Kuala,” lanjutnya

Untuk diketahui, tambahnya, kegiatan kemanusian yang dilalukan oleh PMI ini juga dibantu oleh masyarakat yang tidak terkena dampak banjir, dengan mendirikan sejumlah posko dan  dapur umum, kemudian PMI mendistribusikan bantuan tersebut ke seluruh korban terdampak.

“Kita juga bekerjasama dengan masyarakat yang dapurnya masih bisa digunakan untuk para korban karena dapur mereka teredam air dan  tidak berfungsi lagi,” ujarnya.

Ditempat sama Camat Samboja, Achmad Nurkhalis, mengucapkan terimakasih kepada para relawan Samboja yang memberikan bantuan kepada korban banjir dimana rumahnya masih tergenang. Bencana ini merupakan sesuatu musibah yang harus ditangani bersama.

“Saya sangat berterima kasih kepada relawan diantaranya PMI, Kontras, KNPI serta bantuan TNI dan Polri, saya harapkan kita semua tetap solid untuk menghadapi ini bersama-sama,” pungkasnya. (era)