ADVERTORIAL - PARLEMENTARIABorneoDPRD KALTIMHEADLINEKaltim

Sektor Peternakan Kaltim Harus Siap Manfaatkan Peluang IKN, Ini Kata Komisi II DPRD Kaltim

Samarinda (NK) – Komisi II DPRD Kaltim mendesak sektor peternakan untuk memanfaatkan peluang yang ada sebelum Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara dipindahkan pada tahun 2024.

“Kami ingin mengetahui kawasan mana saja yang cocok untuk pengembangan peternakan. Apakah sentra ekonomi peternakan di satu kawasan atau ada di daerah lain,” ujar Anggota Komisi II DRPD Kaltim Sapto Setyo Pramono, Jumat (03/11/2023).

Sapto menyarankan agar sektor peternakan mampu memenuhi kebutuhan daerah secara mandiri baik daging, telur, susu, dan komoditas lainnya untuk menangkap peluang pasar IKN. Ia mengatakan bahwa rapat gabungan dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan menekankan realisasi program peternakan untuk kedaulatan pangan.

“Kaltim harus meningkatkan kemandirian pangan, seperti memproduksi daging dan telur di daerah, disamping menjaga konsistensi dan kualitasnya. Kami juga mendorong peternak memanfaatkan hibah-hibah pemerintah untuk memacu ekonomi kerakyatan di sektor peternakan,” kata Sapto.

Sapto melaporkan bahwa produksi daging dan telur Kalimantan Timur tidak mencukupi kebutuhan daerah. Peternak lokal hanya memenuhi 28% kebutuhan daging sapi provinsi, sedangkan peternak Samarinda mampu memenuhi 40-60% kebutuhan komoditas telur ayam provinsi.

“Sementara, sektor peternakan di Kaltim semestinya bukan hanya daging sapi, tetapi juga ada kambing, lebah, walet, dan hasil ternak lain yang punya potensi ekonomi,” ucap Sapto.

Sapto menekankan pentingnya koordinasi lintas sektoral di bidang peternakan, khususnya dengan Dinas Pertanian, Dinas Perkebunan, pemerintah kabupaten dan kota.

“Jangan sampai ada tumpang tindih antar-sektor. Kami juga akan mengundang Kementerian Pertanian dan Peternakan Pusat dalam rapat Komisi II, agar lebih komplit,” tutup Sapto. (Adv/NK)