Selama Karhutla Wilayah Korem 101/Ant Jadi Perhatian Kodam

PENAJAM (NK)  – Panglima Kodam (Pandam) VI/ Mulawarman (Mlw), Mayjen TNI Subiyanto menegaskan, di wilayah toritorial Kodam Mlw  yang menjadi perhatian kebakaran hutan dan lahan (karhutla)  adalah di wilayah Korem 101/ Antasari (Ant) Banjarmasin Kalimantan Selatan (Kalsel).

Hal diutarakannya kepada awak media, Selasa (24/9/2019) ketika ditanyakan terkait kejadian Karhutla di wilayah Kodam VI/Mlw beberapa waktu lalu.

“Yang menjadi perhatian kita adalah di korem 101 atau di Provinsi Kalsel dan itu memang sudah kita prediksi setiap tahunnya,”katanya.

Meskipun demikian, lanjutnya, untuk wilayah Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Utara (Kaltara) tetap diantisipasi, namun tidak seperti Kalsel, karena ada anggaran tanggap atau siaga Karhutla.

“Kita semua salah prediksi, karena awalnya prediksi kita kemarau tidak sepanjang tahun ini,”tukasnya.

Ia mengungkapkan, hari ini telah dilaporkan di wilayah Kalsel terdapat 46 titik api Karhutla yang sudah dipadamkan sebanyak 41 titik sehingga tersisa lima titik lagi dan upayakan hari ini juga padam.

“Untuk wilayah Kaltim berada di Sangatta Kutai Kartanegara (Kukar) juga jadi perhatian kami, hal itu karena lokasi Karhutla cukup jauh sekitar tujuh jam dari Markas Kodim 0906/Tenggarong,”tuturnya.

Terkait penambahan personel, lanjutnya, Kodam belum mengerahkan pasukan bantuan dan semua masih bisa diatasi oleh Kodim masing – masing yang mendukung tim Karhutla setempat, kecuali di wilayah PPU pihaknya telah mengerahkan sejumlah personel untuk membantu penanganan Karhutla lalu.

“Penambahan personel dari Kodam di PPU kami lakukan supaya Karhutla tidak meluas, sedangkan lainnya saya tidak tambahkan karena bisa diatasi masing – masing kodim,”tutupnya.(nk/nav)