Testimoni Sopir Ambulans Desa Binuang

Ambulance yang diberikan kepada masyarakat desa dan kelurahan se  Kabupaten PPU

Wajik : Ambulans Desa Sangat Membantu Warga 

PENAJAM – Ambulan yang diberikan Pemerintah Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU),  kepada Desa di wilayah PPU memberikan manfaat yang sangat besar khususnya  dalam pelayanan kesehatan. Pengadaan ambulans sangat membantu warga desa yang sakit darurat ataupun membutuhkan pertolongan cepat tim medis sehingga pasien tidak terlantar.

Wajik (49) seorang sopir ambulans Desa Binuang, Kecamatan Sepaku, Kabupaten PPU mengungkapkan sangat bangga dan senang bisa menjadi sopir ambulans di Desa Binuang tempat ia tinggal. Sejak dua tahun profesi yang digeluti itu ia jalani dengan tekun dan sepenuh hati.

Saat itu tahun 2015 akhir, Desa Binuang mendapatkan satu unit ambulans dari Pemerintah Kabupaten, saya mencoba melamar untuk menjadi sopir. Alhamdulillah diterima dan tugas yang diberikan ini sangat saya nikmati dan syukuri,” kata pria yang telah memiliki tiga anak itu.

Sehari-hari mata pencahariannya adalah berkebun, menjadi sopir ambulans bukanlah mata pencaharian utama. Namun tugas yang dilakukan nya sebagai sopir ambulan tersebut  ia anggap sebagai amanah yang harus dilaksanakan.

“Amanah ini bagi saya saat mendaftar adalah tugas mulia karena apa, karena bisa mengantar orang yang sedang sakit ke puskesmas desa ataupun ke dokter. Bahkan mobil juga bisa mengantar jenazah,” ungkapnya.

Wajik mengaku, menjadi sopir ambulans lebih banyak sukanya, karena dalam sehari bisa mengantar sampai 3 orang sakit dengan berbagai keluhan.

 “Yang minta antar sakit itu bermacam-macam, bisa kecelakaan, sakit malaria, stroke dan lainnya. Yang penting tertolong dulu dan melihat sehat itulah yang membuat saya sangat bersyukur dengan profesi yang saya jalani ini. Kadang-kadang dalam sehari juga nggak ngantar karena tidak ada yang telpon atau minta antar. Kalaupun berkebun, saya bawa hp agar warga yang membutuhkan ambulans bisa diantar,” tandasnya.

 “Warga yang minta antar ke puskesmas di saat sakit tidak dikenakan biaya. Karena biaya operasional semuanya sudah ditanggung oleh pemerintah desa,” terangnya.

Pria yang telah menetap di Desa Binuang, Kecamatan Sepaku sejak tahun 1987 ini mengatakan ambulans yang disiapkan untuk desa guna meningkatkan dan mempermudah pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya mereka yang tinggal jauh dari ibu kota kecamatan dan kabupaten.

“Yang jelas dengan adanya ambulans sangat membantu warga sekitar. Namanya pelayanan kesehatan harus terus ditingkatkan meskipun kita tinggal di desa,” imbuhnya(Humas6/nav/nk)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.