Edukasi

25 Orang PMR Dari 13 Sekolah Ikuti Pelatihan Forpis

Peserta Pelatihan Forpis PPU bersama pembina kegiatan

PENAJAM, (NK) – Sebanyak 25 orang relawan Palang Merah Indonesia  (PMR) tingkat Wira dari 13 sekolah se Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) selama tiga hari sejak Jumat (20/2) hingga Minggu (23/2) mengikuti pelatihan Forum PMR Indonesia (Forpis). Kegiatan yang dibuka oleh Bendahara PMI

PPU, Amsal Said mewakili Ketua PMI PPU, Hamdam  tersebut digelar di Markas PMI Jalur dua Km 9 Kelurahan Sungai Paret, Penajam.

Pembina PMR juga Pengurus PMI anggota bidang relawan, Firdaus kepada newskaltim, Sabtu (22/2) menjelaskan, Forpis merupakan himpunan perwakilan – perwakilan  PMR dari masing – masing unit PMR yang ada di PPU, namun dalam kegiatannya setiap anggota PMR harus memiliki SDM yang terlatih, sehingga digelarlah pelatihan ini.

Adapun tujuan dari pelatihan ini, terangnya, guna meningkatkan kemampuan dalam hal Sikap pengetahuan dan Keterampilan (SPK) setiap peserta pelatihan yang kelak diteruskan kepada seluruh anggota PMR lainnya.

Dibeberkannya, saat ini jumlah anggota PMR di Kabupaten PPU hampir mencapai ribuan orang tersebar di beberapa tingkatan pendidikan wilayah PPU, baik PMR Tingkat Mula, Madya dan PMR Wira.

“Pelatihan bagi PMR tingkat Wira yang tergabung dalam FORPIS PPU merupakan bagian dari pelaksanaan program peningkatan SDM relawan yang diagendakan oleh PMI PPU sendiri,” tukasnya.

Ia menuturkan, materi dalam pelaksanaan kegiatan  terdiri dari materi utama antara lain, Manajemen Forpis, Kepalangmerahan, Pertolongan Pertama, Kesehatan remaja dan Perawatan keluarga. Sedangkan materi penunjang yakni, Kehumasan, Kesekertariatan dan Proposal dan pelaporan.

Sementara itu, Bendahara PMI PPU, Amsal Said saat menyampaikan sambutan Ketua PMI PPU, Hamdam dalam pembukaan kegiatan mengatakan, berharap seluruh peserta dalam kegiatan ini menjadi pionir atau, pelopor serta contoh bagi relawan PMR lainnya di kabupaten PPU usai mendapatkan pelatihan tersebut.

Dikatakannya, peserta kegiatan juga diharapkan dapat memberikan sumbangsih bagi kemajuan PMI di PPU dan berguna bagi masyarakat, bangsa serta negara ini tanpa berharap imbalan sebagaimana tujuh prinsip dasar Gerakan Internasional Palang Merah dan Bulan sabit merah yaitu kemanusiaan, kesamaan, kesukarelaan, kemandirian, kesatuan, kenetralan dan kesemestaan.

Menurutnya, kegiatan ini dinilai sangat penting bagi seluruh PMR  PMI di PPU sehingga dapat mengetahui apa yang harus dilakukan ketika melakukan fungsinya sebagai relawan dalam melaksanakan misi kemanusian membantu masyarakat.

“Kalian harus menjadi panutan dan kelak dapat membimbing rekan-rekan kalian yang  pada kesempatan ini tidak bisa mengikuti kegiatan pelatihan, karena terbatasnya anggaran. Namun demikan kalian memiliki tugas untuk dapat mentransfer ilmu telah didapatkan bagi anggota PMR lainnya,” pungkasnya. (nav/nk)

Berita Popular

To Top