AGM Himbau Masyarakat Berhati – Hati Saat di Sungai

Di sungai Ingkur ini sering munculnya buaya ganas yang kerap menyerang masyarakat sekitar , sehingga warga dimintai untuk berhati – hati dan waspada saat berada di sungai 

PENAJAM (NK) – Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Abdul Gafur Mas’ud menghimbau, agar masyarakat yang berdomisili dipesisir sungai atau melakukan aktifitas di sungai untuk lebih berhati – hati terhadap keberadaan buaya di sungai tersebut agar tidak menjadi korban terkaman hewan buas itu.

Demikian dikatakan bupati kepada newskaltim.com, Selasa (05/02/2019),  menyusul kerap terjadinya masyarakat PPU diterkam buaya ketika melakukan aktivitas di sungai yang masih banyak buayanya. Dan baru – baru ini telah memakan korban meninggal dunia seorang warga RT 01 Kelurahan Buluminung Kecamatan Penajam bernama Andi Muhammad Rizal (15) saat berada di sungai Inkur Buluminung.

Wilayah kita ini berada di pesisir pantai dan sungai tentunya bukan hanya manusia yang hidup tapi hewan-hewan juga hidup di lingkungan itu termasuk buaya. Sehingga saya himbauan kepada orang tua atau masyarakat agar lebih berhati-hati, jika orang masih bisa kita perintah tetapi hewan tidak bisa. Kalau sudah terjadi seperti ini kita hanya bisa katakan musibah,”ujarnya.

Kini, lanjutnya, yang paling penting adalah bagaimana untuk mencegahnya agar tidak menjadi korban dengan cara harus lebih berhati-hati lagi.

Ia mengakui, sering kali melihat kehadiran buaya di sungai – sungai PPU dan tentu menjadikan harus lebih waspada. Oleh karena itu, harus diwaspadai kalau di PPU bukan hanya manusia saja yang hidup tetapi juga para hewan seperti buaya itupun ada di sini.

“Jadi intinya kita harus lebih berhati – hati dan waspada saat berada di sungai yang kerap muncul buayanya agar tidak menjadi korban,”pungkas AGM.

Diwartakan, seorang siswa Kelas 2 SMKN 2 Waru PPU bernama Andi Muhammad Rizal (15) anak dari pasangan Ahmadin dan Rusmaniah, warga RT 01 Kelurahan Buluminung Kecamatan Penajam, PPU, Minggu (3/2/2019) sore tenggelam di Sungai Inkur Buluminung akibat diterkam buaya sungai tersebut.

Korban berhasil ditemukan, Senin pagi (04/02/2019) sekitar pukul 07.30 wita, setelah sekitar kurang lebih 11 jam dilakukan upaya pencarian oleh tim gabungan. Jasad korban ditemukan satu kilometer dari lokasi awal kejadian diterkamnya korban.(nav/nk)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.