Baliho Bertebaran Dijalan, Panwaslu dan Satpol PP PPU Belum Bisa Menindak

Baliho yang terpasang di beberapa titik di jalan poros PPU

Panwaslu PPU Belum Bisa Ambil Tindakan, Satpol PP Tak Mau Tergesa-Gesa Ambil Tindakan

PENAJAM(NK)- Menanggapi banyaknya baliho dari kandidat bakal calon bupati Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) yang berdiri di sepanjang badan jalan di PPU dan dinilai masyarakat menggangu pemandangan karena banyak yang rusak dan roboh.

Komisioner bagian Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) PPU, Mohammad Khazin mengatakan, pihaknya belum bisa mengambil tindakan karena saat ini belum waktunya tahapan kampanye dan masa tenang yang mengharuskan tidak adanya baliho-baliho dari Balon yang akan maju.

“Kita tidak bisa ambil tindakan, karena ini belum masa kampanye dan ini hanya sosialisasi dari para kandidat, jadi ini masih ranahnya Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP),”ujarnya, Senin (9/10/2017).

Sementara itu, Kepala Bidang Penegakan Perundang – Undangan Daerah (PPUD) Satpol PP PPU, Ismail Subli mengungkapkan, dirinya tidak berani mengambil tindakan yang ceroboh dan tergesa-gesa untuk melakukan tindakan terhadap adanya baliho dari para bakal calon kandidat di sepanjang pinggir jalan yang ada.

Karena di akuinya, pihaknya masih menunggu dari pihak Badan Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal (BP2TPM) PPU untuk melakukan kordinasi terkait perizinan dari setiap baliho yang di pasang.

Biasa kita menerima informasi dari BP2TPM, terkait adminstrasi dan sebagainya. Dan jika sudah dilakuakan kordinasi atau belum disana (BP2TPM) kita akan terima surat dari mereka untuk mengambil tindakan, jadi kita tidak bisa asal main copot-copot saja,”jelas Ismail.

Lebih lanjut dikatakan Ismail, Pihaknya hanya baru mengambil tindakan preventif dengan melakukan pengiriman surat teguran kepada pihak terkait yang melakukan pemasangan baliho.

“Tapi minggu lalu kita sudah melakukan peneguran memalui surat kepada pihak terkait, yang artinya bukan Partai Politik (Parpol) saja kita tegur tetapi pihak pemilik papan reklame dan pemerintah pun juga,”ungkap Ismail.

Ismail pun menghimbau kepada pihak Parpol dan tim sukses dari setiap kandidat serta pengusaha yang melakukan pemasangan baliho ataupun spanduk untuk memeperhatikan apa yang sudah di pasangnya, apabila baliho mengalami kerusakan, dirinya meminta pemilik baliho tersebut bisa melakukan perbaikan dan pembersihan.

“Ya, saya harap pihak terkait yang memasang bisa bijak dengan memperhatikan apa yang telah di pasang. Toh, PPU ini kan punya kita bersama jadi mari kita jaga bersama, masa mereka yang pasang kita (Satpol PP/red) yang baikin atau bersihkan,”tutup Ismail menghimbau pihak-pihak terkait.(teguh/nk)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.