HEADLINE

Dikmen Diambil Provinsi, Nasib Guru THL Terancam

Kepala Disdikpora PPU, Marjani

PENAJAM(NK)- Pengalihan kewenangan Bidang Pendidikan Menengah (Dikmen) dari Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) ke Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) telah berlaku sejak 1 Januari 2017 kemarin. Hal tersebut dijelaskan Marjani bahwa serah terima sudah di lakukan.

“Serah terima sudah terlaksana dan berlaku sejak 1 januari 2017 kemarin, namuh masih ada hal-hal yang belum terselesaikan,” jelas Marjani, Selasa (3/1/2017).

Menurut Marjani, dalam pengalihan kewenangan  tersebut masih terjadi kerancuan karena dalam Bidang Dikmen di Provinsi tidak menganggarkan untuk tenaga pengajar yang honorer, melainkan hanya untuk ASN saja, dan untuk honorarium THL ini di kembalikan ke Kabupaten.

“Sebenarnya ini membingunkan, untuk penggajihan tenaga honorer masih di kembalikan ke kabupaten melalui BPKAD. padahal dalam hal ini kewanangannya sudah di ambil oleh provinsi,”tambah Marjani.

Hal senada pun di jelaskan Kepala Bidang Dikmen, Ismail, dirinya menilai hal tersebut masih menyisakan beberapa permasalahan seperti tenaga honerer yang ada di bidang Dikmen Disdikpora PPU yang dalam hal ini gaji THL guru yang belum diketahui harus di tanggung oleh provinsi atau kabupaten.

Sesuai dengan surat dari gubernur yang di terima, bahwa gaji tenaga honorer tidak di tanggung oleh provinsi karena di jelaskan yang akan di tanggung hanya ASNnya saja,”jelasnya.

Ismail juga menambahkan, pihaknya sudah mengusahakan untuk menyediakan dana untuk gaji honorer namun hal itu tidak dapat dilakukan karena keadaan keuangan yang sedang defisit.

“Kita sudah lakukan persiapan dengan melakukan penganggaran untuk tenaga pengajar honorer, karena sesuai dengan surat gubernur yang menyatakan bahwa tenaga honorer tidak di tanggung provinsi. Namun hal ini terkendala defisit sehingga harus di pangkas,”tambah Ismail.(teguh/red)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Popular

To Top