Dipilih Jadi IKN SDM PPU Harus Bisa Berinovasi

Pembukaan Pengembangan Laboratorium Inovasi Tahun 2020

PENAJAM (NK) – Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) adalah salah satu daerah yang terpilih menjadi lokasi pemindahan Ibukota Negara (IKN) yang baru. Sebagai kabupaten yang dipilih untuk wilayah IKN, maka PPU harus bisa mengembangkan inovasi publik diantaranya melakukan kegiatan pengembangan Laboratorium Inovasi pada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang ada.

Perihal ini disampaikan oleh Kepala Bapelitbang Kabupaten PPU, Fatmawati saat membacakan sambutan tertulis bupati PPU, disela-sela pembukaan kegiatan Pengembangan Laboratorium Inovasi di lingkungan pemkab PPU, Senin, (26/10/2020) pagi.

Hal tersebut tambah Fatma, juga sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah yang telah mengamanatkan pemerintah daerah untuk mendorong dan menumbuh-kembangkan inovasi publik.

” Laboratorium Inovasi dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia pada perangkat daerah di Kabupaten PPU agar dapat terus menciptakan kreativitas dalam pelayanan publik dan meningkatkan kinerja pemerintahan, “terang Fatmawati.

Lanjutnya, hal tersebut sejalan dengan tujuan Laboratorium Inovasi yaitu untuk membantu dan memberikan pengetahuan kepada stakeholders di daerah khususnya tentang metode inovasi sektor publik serta mendorong pemerintah daerah untuk melakukan inovasi dalam rangka menunjang kinerja birokrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Saat ini kata dia, banyak batasan-batasan dalam pelayanan maupun pelaksanaan program pemerintahan karena pandemi covid-19. Sementara pemerintahan juga harus tetap produktif agar keberlangsungan pembangunan daerah tetap berjalan.

Oleh sebab itu ujarnya, perlu adanya peningkatan kreatifitas maupun inovasi sebagai penunjang keberlangsungan pembangunan daerah. Selain itu, banyaknya Inovasi daerah juga sangat berpengaruh terhadap Indeks Inovasi Daerah yang bertujuan untuk mengukur kinerja dan proyeksi kemajuan daerah.

Upaya SKPD untuk menciptakan Inovasi-inovasi baru seharusnya tidak hanya berfokus pada lomba. Karena lomba hanya pemicu untuk lebih semangat dalam berinovasi. Diatas keterbatasan yang ada baik anggaran maupun SDM. PPU harus mampu berinovasi agar sejajar dengan kota-kota lainnya yang telah memunculkan banyak inovasi.

Semakin inovatif SDM yang ada pada Perangkat Daerah di Kabupaten PPU maka semakin efektif dan efisien pula pembangunan daerah. Semakin inovatifnya SKPD di Kabupaten PPU diharapkan dapat memberikan pengaruh ataupun inspirasi kepada seluruh stakeholder maupun lapisan masyarakat, sehingga dapat tercipta sebuah ekosistem inovasi yang dapat mendorong terwujudnya Good Government.

” Sumber daya manusia yang ada pada Perangkat Daerah sudah saatnya memiliki mental untuk terus berinovasi. Inovasi semestinya menjadi sebuah kebiasaan dalam bekerja, sehingga pekerjaan dinamis dan selalu ada hal baru yang lebih efektif dalam lingkup pelayanan maupun pelaksanaan administrasi pemerintahan, “tutupnya.

Kegiatan pengembangan Laboratorium Inovasi ini diikuti oleh oleh 15 OPD yang berorientasi langsung pada pelayanan publik di Kabupaten PPU diantaranya masing-masing empat kecamatan yang ada, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Tenaga Kerja, RSUD, Satpol- PP, Dukcapil, Perpustakaan dan KUKM Perindag. (Hms6/nk/nav)