ADVERTORIAL - PARLEMENTARIA

Selama Dua Hari, 20 Pasien Konfirmasi COVID-19 PPU Dinyatakan Sembuh

dr. Arnold Wayong

PENAJAM (NK) – Kasus Covid-19 di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mulai menurun, dengan dinyatakan sembuh 20 orang pasien konfirmasi swab positif COVID-19 dari total 97 kasus konfirmasi positif. Demikian dikatakan, Juru Bicara (Jubir) Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Kabupaten PPU, dr. Arnold Wayong melalui siara persnya Kamis (17/09/2020) di Penajam.

“Pada Rabu (16/9/2020) kemarin terdapat 11 pasien positif tanpa gejala yang dinyatakan sembuh yakni PPU 37, PPU 53, PPU 57, PPU 58, PPU 80 dan PPU 81 merupakan pasien asal Kecamatan Penajam. Sedangkan PPU 60 dan PPU 82 berasal dari Kecamatan Waru, serta  PPU 65, PPU 70 dan PPU 72 pasien Kecamatan Sepaku,” ujar Arnold kepada newskaltim.com.

“Semua pasien ini tanpa gejala rata-rata melakukan isolasi karantina mandiri di rumah masing- masing yang telah memiliki ruangan isolasi, dibawah pengawasan petugas surveilans namun bagi pasien tidak memiliki tempat di isolasi di RSUD Ratu Aji Putri Botung (RAPB) PPU dan RS lainnya. Para pasien sembuh tersebut enam orang dari Kecamatan Penajam, dua Kecamatan Waru dan tiga Kecamatan Sepaku.

Untuk diketahui, tambahnya, pasien sembuh PPU 53 merupakan perawatan RSUD  selama ini harus dirawat di RSUD PPU, ia juga sedang menjalani perawatan akibat kecelakaan patah tulang. Kemudian PPU 57, PPU 58, PPU 72 serta PPU 83 dari klater keluarga.

“Sementara untuk PPU 60 pasien sembuh dan merupakan guru di salah satu SMPN Kecamatan Waru dan dirawat di RSUD PPU. Kemudian PPU 81 adalah pasien sembuh berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) berdinas di Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) PPU selama melakukan isolasi mandiri,” bebernya.

Selain terdapat 11 pasien konfirmasi positif dinyatakan sembuh, lanjutnya, pada Selasa (15/9/2020) sore kemarin, pihaknya mendapatkan tambahan satu kasus konfirmasi COVID-19 berdasarkan informasi dari Dinas Kesehatan Kaltim. Pasein konfirmasi tambahan baru itu diberi kode PPU 97.

“PPU 97 merupakan pasien perempuan berusai 25 tahun sesuai KTP alamatnya di Desa Semoi II, Kecamatan Sepaku, namun selama ini tinggal dan bekerja di Kota Balikpapan, sehingga kasusnya masuk PPU,” urai Arnold.

Sehingga, lanjutnya, Rabu kemarin dengan jumlah pasien yang sembuh sebanyak 11 maka posisi kasus pasien terkonfirmasi positif di Kabupaten PPU ada sejumlah 97 pasien, terdiri dari 62 pasien dinyatakan sembuh, 31 pasien menjalani perawatan dan 4 orang meninggal dunia,” ungkap Arnold.

“Namun hari ini kita kembali mendapat kabar gembira karena ada sembilan pasien positif yang kembali dinyatakan sembuh dari COVID-19 sehingga selama dua hari terakhir terdapat 20 orang pasien yang sembuh. Adapun pasien yang sembuh tersebut yakni, PPU 55, PPU 66, PPU 77, PPU 79,  PPU 83, PPU 85, PPU 86, PPU 87 dan PPU 88. Pasien ada yang melaksanakan isolasi di RSUD PPU karena terdapar gejala dan sebagain lagi isolasi karantina mandiri di rumah masing-masing disebabkan tanpa gejala,” bebernya.

Diungkapkannya, PPU 55 merupakan guru salah satu SMPN di Kecamatan Waru, kemudian PPU 77 laki-laki (34) adalah ASN Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan PPU, lalu PPU 79, PPU 83, PPU 85, PPU 86, PPU 87  merupakan pasien yang masuk dalam klaster keluarga akibat kontak dengan salah satu anggota keluarganya yang lebih dahulu terkonfirmasi.

“Jadi hari ini tidak ada penambahan kasus positif, sehingga total kasus konfirmasi tidak mengalami perubahan atau tetap sebanyak 97 orang, tetapi karena ada sembilan pasien sembuh maka jumlah pasien sembuh menjadi 71 orang, sedangkan yang menjalani dirawat 22 kasus  dan empat meninggal dunia dengan swab positif,” pungkasnya.

Arnold menghimbau, khususnya masyarakat PPU agar tetap kooperatif untuk menjalankan protokol kesehatan sesuai anjuran Pemerintah. Seperti mengenakan masker, cuci tangan menggunakan sabun, jaga jarak dan tetap dirumah jika tidak ada kepentingan untuk keluar rumah.

“Protokol kesehatan tetap harus diperhatikan, terutama masker. Semua orang harus pakai masker, jika semua mengenakan masker hampir 100 persen dapat mencegah penularan Covid-19 itu,” tutupnya. (an/nk)

Berita Popular

To Top