ADVERTORIAL - PARLEMENTARIA

PARLEMENTARIA – Narkoba di PPU Mengkhawatirkan, Harus Ditangani Serius !!!

Syarifuddin HR

Syarifuddin : Kalau Ada Masalah, Jangan Langsung Lari ke Narkoba

PENAJAM(NK)- Saat ini bahaya narkoba di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dinilai cukup mengkhawatirkan dan harus menjadi perhatian serius Pemerintah PPU, Aparat dan masyarakat. Pasalnya, narkoba tidak hanya dialami oleh kalangan dewasa saja, melainkan sudah masuk ke wilayah generasi muda, khususnya pada kalangan usia produktif. Hal tersebut dinyatakan Ketua Fraksi Demokrat DPRD PPU, Syarifuddin HR kepada NewsKaltim.com saat diwawancarai dikantornya. Senin, (7/11/2016)

“Narkoba ini sadar atau tidak sadar akan membunuh kita secara berlahan,”ujarnya.

Syarifuddin mengatakan, kasus narkoba di PPU harus segera ditangani dengan serius. Menurutnya, jika kasus narkoba ini tidak ditangani secara serius, tidak menutup kemungkinan kedepan akan banyak merusak generasi muda di PPU. Dirinya juga mengimbau kepada seluruh masyarakat PPU untuk menjauhi narkoba dan tidak langsung menjerumuskan diri ke wilayah narkoba jika mengalami suatu permasalahan, baik sosial maupun pribadi.

Jadi, kalau ada masalah jangan langsung lari ke narkoba. Intinya, Jangan pernah mencoba dan mengenalnya,”tegasnya.

Diakuinya, saat ini dirinya menilai kasus narkoba di PPU masih bisa dikendalikan dan belum terlanjut jauh jumlah pecandunya, namun alangkah baiknya harus tetap diantisipasi dari sekarang. Ditambahkan Syarifuddin, terkhusus bagi orang tua yang harus selalu memonitor dan mengawasi pergaulan anaknya masing-masing, serta pihak sekolah juga harus intens mensosialisasikan bahaya narkoba bagi pelajarnya.

“Kalau dulu narkoba itu dikonsumsi untuk orang-orang tertentu saja atau ortang berduit, tapi sekarang sudah meluas hingga kalangan menengah kebawah, ibaratnya betul-betul seperti virus yang mematikan,”pungkasnya.(Humasprotokol DPRD/Red/NK)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Popular

To Top