Pemkab PPU Gelontorkan Rp5 M Untuk Bencana Kalsel dan Sulbar

PENAJAM (NK) – Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Gafur Mas’ud (AGM), mengatakan Pemkab PPU bakal menggelontorkan bantuan sebesar Rp5 miliar guna membantu korban terdampak bencana di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Sulawesi Barat (Sulbar).

Demikian dikatakannya, usai melepas rombongan armada bantuan untuk korban banjir di Provinsi Kalsel, Senin (18/1/2021) bertempat di Sekretariat Keluarga Besar Kerukunan Bubuhan Banjar (KBB) KM 2 Kelurahan Nenang Kecamatan Penajam.

“Pemkab PPU sudah menyiapkan bantuan bagi korban banjir di provinsi Kalsel serta gempa di Sulbar total sebesar Rp5 miliar dimana masing-masing mendapatkan Rp2,5 M,” ujarnya.

AGM menambahkan, Kabupaten PPU juga segera mungkin menyerahkan bantuan bagi korban banjir di Provinsi Kalsel sebesar 2,5 milliar serta Dinas Pertanian sudah menyiapkan beras sebanyak 10 ton bakal disumbangkan ke provinsi tetangga tersebut.

“Jika kita memberikan berupa barang itu akan sulit untuk dikirim kesana, maka dari itu akan kami serahkan kesana berupa cash karena kabupaten atau kota itu sendiri yang tahu kebutuhan utama bagi korban bencana alam tersebut.

Ia meminta kepada seluruh masyarakat PPU untuk berdoa dan bermunajat kepada Allah memohon perlindungannya serta jangan lupa sholat lima waktu  agar kabupaten PPU  selalu dalam keberkahan.

“Bantuan ini juga menjadi berkah dari saudara kita yang terkena bencana,” ujar AGM.

Sementara itu, terkait dengan kegiatan kemanusiaan yang dilaksanakan oleh Keluarga Besar KBB PPU, AGM menyampaikan ucapan terimakasih serta mengapresiasi KBB PPU begitu pula terhadap para donatur sudah memberikan rezekinya membantu korban banjir di Provinsi Kalsel.

“Bahkan bantuan tersebut langsung diberangkatkan melalui transportasi darat dari Kabupaten PPU menuju Provinsi Kalsel,” pungkasnya.

Untuk diketahui, hasil penggalangan dana bagi korban terdampak banjir di Kalsel oleh seluruh pengurus dan anggota Keluarga Besar KBB PPU tersebut antara lain, pakaian layak pakai, pokok bayi, paket sembako, mie instan, ikan kaleng, air mineral, makanan bayi dan roti. Bahkan mereka  juga menyalurkan berupa uang tunai sebesar 48 juta rupiah. (Advertorial/NK2)