Polres Batu Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Bumi Cianjur

BATU (NK) – Polres Batu menyalurkan bantuan untuk korban gempa di Cianjur. Hal itu sebagai wujud empati dan kepedulian Polri terhadap korban gempa bumi yang terjadi di wilayah Kabupaten Cianjur Jawa Barat.

Bantuan sembako dan pakaian layak pakai bagi warga terdampak bencana gempa Cianjur itu diberangkatkan dengan menggunakan truk dinas Polri, Jumat (25/11/2022).

“Duka warga Cianjur adalah duka seluruh rakyat Indonesia, semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan meringankan beban saudara kita di Cianjur,” ujar Kapolres Batu AKBP Oskar Syamsudin.SiK.

Kapolres Batu menyebutkan bantuan yang dikirimkan tersebut berupa bahan pokok dan sejumlah perlengkapan lain yang dibutuhkan para korban terdampak gempa bumi tersebut.

“Polresta Batu memberikan bantuan yang dibutuhkan oleh saudara – saudara kami di Kabupaten Cianjur,” lanjutnya.

Ia menjelaskan sejumlah paket bantuan yang dikirimkan untuk korban gempa bumi tersebut, antara lain berupa beras, gula, minyak goreng, mi instan, susu, biskuit, bubur bayi, dan air mineral.

Selain itu, juga ada paket sembako, pakaian untuk orang dewasa, pakaian untuk anak, pakaian bayi, selimut, perlengkapan kebutuhan bayi.

“Bantuan ini berasal dari dana swadaya seluruh anggota Polres Batu dan polsek jajaran,” tambahnya.

Pengiriman bantuan dari Polres Batu sudah dikoordinasikan dengan Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten Cianjur dan polsek setempat guna memudahkan untuk distribusi kepada korban bencana.

“Kami berharap bantuan ini bisa secepatnya sampai di Cianjur, agar bisa segera dimanfaatkan oleh korban terdampak gempa,” katanya.

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga Kamis (24/11) jumlah korban meninggal dunia akibat peristiwa tersebut mencapai 272 orang. Jumlah tersebut bertambah setelah tim SAR gabungan menemukan korban lain.

Dari total jumlah korban meninggal dunia tersebut, 165 jenazah telah berhasil diidentifikasi, sedangkan 107 lainnya dilakukan pencarian identitas. Untuk korban luka diperkirakan lebih dari ribuan orang dan puluhan ribu bangunan mengalami kerusakan. ( Buang Supeno/NK )