SKPD Wajib Laksanakan Visi Misi Daerah

Bupati PPU, AGM menyerahkan DPA secara simbolis kepada Camat Penajam, Pang Irawan, disaksikan Wabup H. Hamdam, Sekda, Tohar dan Kepala Bapelitbang, Alimuddin

AGM : Saya Tidak Segan – Segan Berikan Sanksi

PENAJAM (NK) – Seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Penajam Paser Utara (PPU) wajib melaksanakan visi misi daerah yang diusung oleh Bupati Abdul Gafur Mas’ud (AGM) dan Wakil bupati, H. Hamdam. Demikian ditegaskan, bupati sebelum menyerahkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA), Jumat (04/01/2019).

Visi dan misi kami tidak muluk – muluk dan wajib disesuaikan serta dilaksanakan oleh seluruh pimpinan SKPD dan perangkatnya, karena memang itu tugas bapak dan ibu selaku pimpinan,”ujarnya.

Dijelaskannya, dirinya hanya membawa aspirasi dan menjadi permasalahan di masyarakat, tentunya apa yang kurang selama sekitar 16 tahun kabupaten PPU berdiri ingin selesaikan. Dirinya tidak ingin ceremony tapi ingin mengeksekusi atau langsung melakukan kegiatan seperti keinginan masyarakat.

Oleh karena itu, lanjut AGM, dirinya sengaja memutarkan video selama kampanye dan bersosialisasi kepada masyarakat selama dua tahun berjalan untuk menyampaikan sejumlah program dan visi misi. Hal ini agar sengaja dilakukan agar selalu ingat dengan janji – janji yang telah disampaikan kepada masyarakat untuk segera dilaksanakan.

“Ada tiga dalam visi misi yang saya bawa dan sampaikan kepada masyarakat yaitu pertama  pembangunan insfrastruktur jalan dan hal ini jangan dianggap remeh karena saya tidak segan – segan memberikan sanksi kepada pimpinan SKPD terkait apabila jalan – jalan di PPU tidak baik, kami tidak mau seperti dulu lagi ini menjadi catatan penting saya dan pak Wabup,”tegasnya.

Ditambahkan, perbaikan jalan itu harus dilakukan karena anggaran ada dan nilai APBDnya triliunan rupiah dan PPU tidak miskin – miskin amat, PPU sama seperti daerah lain tetapi daerah lain jalannya mulus daerah ini kenapa tidak bisa.

Selain itu, tambahnya, masalah penerangan ia sudah kerap menelpon cipta karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) PPU, tetapi hingga kini lampu penerangan jalan masih mati sementara tiap tahun anggarannya ada, dirinya tidak mau PPU tidak terang pada malam hari.

Sementara itu, lanjut AGM, terkait visi misi kedua yakni kesehatan dinilai sangat penting sekali karena merupakan salah satu keluhanan masyarakat selama dirinya berkampanye terkait pelayanan kesehatan ternyata kendalanya adalah daya listrik. Untuk itu dirinya telah bertemu dengan PLN ternyata produksi listrik di PPU surplus atau berlebihan dayanya tetapi kenapa pimpinan SKPD terkait menyatakan itu yang menjadi kendala.

“Malasah ini harus segera diselesaikan dan anggaran akan diurus oleh Badan Keuangan, saya rasanya anggaran kita cukup banyak tidak sedikit sedikit amat,”tukasnya.

Terkait dengan misi ketiga yakni pendidikan, jelasnya, telah dianggarkan sebesar 20 persen dari total APBD PPU sehingga dapat terlaksana pembangunan pendidik di PPU.

“Karena kita telah anggaran 20 persen untuk pendidikan, kesehatan maka sisanya untuk membiayai insfrastruktur dan itu bukan hanya jalan saja tetapi kita juga belum punya insfrastruktur pemerintahan seperti kantor – kantor SKPD bahkan fasilitas umum, jembatan. Silahkan disiapkan dan kita musyawarahkan bersama apa yang lebih diutamakan,”tukas AGM.

Usai penyerahan DPA, kepada wartawan AGM ia menegaskan, hal prioritas dalam program program daerah yang harus dijalankan oleh Pemkab PPU adalah visi dan misi dimana terdapat tiga yakni insfrastruktur, pendidikan dan kesehatan.

“Untuk Insfrastruktur kita prioritaskan pada jalan, fasilitas pemerintahan dan tahun ini pula kita prioritasnya pembangunan irigasi pertanian di Babulu harus sudah terkoneksi dengan sungai Taleke Longkali Paser dan saat ini sedang kita survey lokasinya agar semua sawah bisa teraliri air,”ungkapnya.

AGM menekankan kepada seluruh pimpinan SKPD untuk mempercepat penyerapan APBD 2019 dan setiap SKPD segera mencermati setiap program dan kegiatan yang tercantum dalam DPA masing-masing SKPD. sebab revisi atau perbaikan DPA hanya sampai Selasa (15/01/2019) pekan depan.

“Saya berharap paling lambat bulan depan semua SKPD telah melaksanakan program sesuai DPAnya dan akhirnya tahun ini semua kegiatan dan anggaran dapat terserap secara baik,”pungkasnya.(nav/nk)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.