Edukasi

TIFAF VII 2019 Kukar Resmi Dibuka Diikuti Perserta dari Luar Negeri

TENGGARONG (NK) – Semarak Opening Ceremony Tenggarong Folk Arts Festival (TIFAF) VII 2019 Minggu (22/9/2019) berlangsung meriah menandai dibukannya kegiatan bertaraf internasional yang digelar selama satu minggu kedepan sejak Sabtu (21/9/2019) hingga (29/9/2019) tersebut, di Stadion Rondong Demang Jalan Stadion, Kota Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

Acara Pembukaan TIFAF dimeriahkan dengan kehadiran delegasi dari masing masing Negara peserta Belanda, Rusia, Thailand, Srilanka, Mesir, Timor Leste dan Rumania. Beberapa perwakilan delegasi dari masing-masing negara partisipan menampilkan atraksi dengan mempertontonkan parade tarian tradisional masing – masing negara peserta TIFAF. Sedangkan peserta dari Indonesia sendiri menampilkan, tarian adat Kutai, tarian adat Dayak Modang dan Udoq serta tarian Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura.

Dalam kegiatan tersebut dihadiri pula sejumlah tokoh dan pejabat penting diantaranya, Gubernur Kaltim, Isran Noor, Staf Khusus Tim Percepatan Calender of Event (COE) Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI, Tazbir Abdullah, Bupati Kukar, Edi Damansyah, Sultan Kukar Ing Martadipura, Sultan Aji Muhammad Arifin, Dandim 0906/Tgr, Letkol Inf. Charles Alling, Kapolres Kukar, AKBP. Anwar Haidar, Ketua DPRD, Abdul Rasid, Perwakilan CIOFF Indonesia, Aris Tohfahmi, Amat Aprizal, Almira Islamey dan Tim pelaksana CEO wilayah Kalimantan serta perwakilan Delegasi peserta TIFAF masing-masing Negara.

Pada kesempatan itu,  Staf Khusus Tim Percepatan Calender of Event Kemenpar, Taztbir Abdullah dalam sambutannya mengatakan, event budaya ini merupakan event standar nasional terbaik di Indonesia, telah menunjukan kesiapan yang sangat baik dimana dilihat dari kebersihan dan event tersebut juga sudah diapresiasi oleh Kemenpar.

“Kegiatan ini sudah masuk dalam Kalender event pariwisata di Kempar dan telah dipromisikan. Kami mengharapkan kedepan Kukar dapat meningkatkan destinasi wisatanya,”ujarnya.

Bupati Kukar, Edi Damansyah, dikesempatans sama menyatakan, festival budaya ini sangat dinantikan masyarakat dan merupakan event yang dapat menarik wisatawan serta salah satu cara memperkenalkan budaya kebangsa lain.

“Ucapan terima kasih kepada para perusahaan yang telah mendukung acara event ini, dan juga kepada seluruh warga Kukar yang telah turut serta dalam mensukseskan acara dapat sama-sama menjaga kebersihan dan keamanan,”kata bupati.

Gubernur Kaltim, Isran Noor, dalam sambutannya menyampaikan, festival ini bukan hanya mendatangkan negara Asing tapi merupakan sebagai wadah dalam mengembang budaya Kalimantan.

“Saya berharap melalui festival ini kita harus kembangkan adat dan budaya dan kreasi secara positif, masih banyak yang dari pedalaman belum digali selama ini sering dikembangkan budaya pesisir sudah diapulturasi. Mari kita gali budaya dari daerah lain yang ada di Kaltim, seperti Sulawesi dan Sumatera, sehingga bisa dikembangkan di Kerajaan Kukar yang tertua di Indonesia karena lahir pada abad 4 Masehi silam,”pungkasnya.(im/nk)

Video Opening Ceremony Tenggarong Folk Arts Festival (TIFAF) VII 2019

Berita Popular

To Top