Wabup Sidak Pembagunan Jalan Kopi – Kopi

Wabup PPU. Hamdam serta sejumlah pejabat saat melakukan sidak pembangunan jalan rigid beton di jalan Kopi – Kopi dan  Sungai Paret

PENAJAM (NK) – Wakil Bupati (Wabup) Penajam Paser Utara (PPU), H. Hamdam, Rabu (26/12/2018), melakukan sidak pelaksanaan pembangunan rigid beton jalan Kopi – Kopi dan Sungai Parit di Kecamatan Penajam, Kabupaten PPU.

Edi Hasmoro didampingi Nicko Herlambang memberikan penjelasan pelaksanaan pembangunan jalan Kopi – Kopi kepada Wabup PPU, H. Hamdam

Pelaksanaan sidak yang dilakukan oleh orang nomor dua di Kabupaten PPU tersebut, didampingi Kabag Pembangunan Setkab PPU, Nicko Herlambang dan Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) PPU, Edi Hasmoro.

Pada kesempatan itu, Wabup berharap, agar pekerjaan jalan tersebut bisa segera rampung sesuai jadwal yang telah ditetapkan dalam kontrak kerja, sehingga kedepan penataan kawasan di wilayah PPU dapat berjalan maksimal.

Kami berharap, selama kepemimpinan pak Bupati PPU, Abdul Gafur Mas’ud (AGM) dan saya selaku Wabup, semua pekerjaan dapat yang telah dikontrakkan dapat terlaksana sesuai harapan. Sehingga kami tinggal melakukan pembangunan lainnya untuk masyarakat PPU,”tegasnya.

Ia mencontohkan, seperti pembangunan jalan Kopi – Kopi dan Sungai Parit dapat segera dituntaskan dan tentu bagi kontraktor yang tidak mampu memenuhi target mendapatkan sanksi berupa denda.

Sementara itu, Nicko Herlambang menjelaskan, untuk pekerjaan pembangunan jalan jalur dua Kopi – Kopi sepanjang 2 kilometer dengan kontraktornya yakni PT. Modern Widya Technical sudah penambahan 50 hari kerja dengan denda, karena telah melebihi batas waktu tahun kerja.

“Kontraktor pelaksanaan terkendala material sehingga pekerjaan molor dari batas waktu tahun sehingga terkena denda. Tetapi saat ini material sudah siap dan pekerjaan tinggal 600 meter lagi dari total pekerjaan 2 kilometer dengan pagu mencapai Rp55 miliar lebih,”ujarnya.

Ia menambahkan, dari hasil sidak lapangan progres cukup baik dan optimis pekerjaan dapat selesai dalam penambahan 50 hari kerja, namun pihaknya meminta agar kontraktor pelaksana melakukan perbaikan jalan yang selama ini dilalui oleh mereka.

“Sedangkan untuk jalan Sungai Paret sudah sedikit lagi selesai, sehingga target kita untuk kawasan Nipah – Nipah – Sungai Paret nanti tinggal jalan Coastal Road yang lama yang kemarin kita lakukan pemutusan kontrak kerjanya dan dicarikan anggarannya sehingga nantinya semua rigid beton bukan lagi aspal,”pungkasnya.(nav/nk)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.