Aliansi Pemuda PPU Nyatakan Sikap Pemilu Damai Pada Pemkab

Jubir Massa, Jayni menyerahkan Deklarasi Pernyataan Sikap Pemilu Damai kepada Sekda PPU, H. Tohar. dimana ketika itu Tohar menegaskan, menjaga kondusifitas daerah merupakan tanggungjawab bersama seluruh masyarakat PPU 

Tohar : Jangan Biarkan Masyarakat PPU Tercabik Cabik

PENAJAM (NK) – Usai menyerahkan Pernyataan Sikap kepada Wakapolres Penajam Paser Utara (PPU), Kompol Nina Ike Herawati, Aliansi Pemuda Penajam Paser Utara (PPU) yang berjumlah sekitar 35 orang dengan pimpinan Roni Setiawan, Selasa (28/8/2018) sekira pukul 11.00 wita, mendatangi Kantor Bupati PPU untuk menyampaikan pernyataan sikap dan diterima Sekda PPU, H. Tohar.

Pada kesempatan itu, Tohar dihadapan massa mengucapkan terima kasih kepada serluruh peserta aksi yang telah menyampaikan aspirasinya Pemilu Damai dan mudah – mudahan ini menjadi sikap kolektif masyarakat PPU lainnya guna suksesi Pemilu tahun 2019.

Jangan biarkan masyarakat dan daerah kita tercabik cabik. Siapapun dia bertanggung jawab secara moral guna menjaga kondusifitas wilayah kita ini,”tegasnya.

Ia menambahkan, sebagai saudara setanah air maka aspirasi ini menjadi kesadaran kolektif tanpa membedakan siapapun dia. Dan menjadi tanggung jawab bersama.

“Kita semua punya tanggung jawab untuk menjaga kondusifitas nasional dan khususnya di PPU. Oleh karena itu saya tegaskan kami menerima aspirasi ini,”tegas Tohar.

Sementara itu, Jayni salah satu juru bicara  masa membacakan lima point Pernyataan Sikap Aliansi Pemuda PPU dihadapan Sekda PPU yakni :

  1. Mendesak semua pihak untuk melakukan politik yang damai, tidak membawa isu sara, intimidasi dan politik uang yang berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan.
  2. Menyerukan kepada semua elemen masyarakat agar tidak terpancing dengan berbagai provokasi yang dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab dan tetap menjaga kerukunan walau berbeda dalam pilihan politik.
  3. Meyerukan kepada elit politik agar tidak memperkeruh suasana menjelang pemilu 2019.
  4. Menghimbau seluruh partai politik agar dalam berdemokrasi tidak mencederai nilai-nilai Pancasila.
  5. Mendesak aparat menolak ijin kegiatan apapun yang sarat akan pesan provokatif pada Pemilu 2019 yang berpotensi menciptakan konflik horisontal.

Usai membacakan deklarasi tersebut, Jayni kemudian menyerahkan Deklarasi Pernyataan Sikap Pemilu Damai kepada Sekda PPU, kemudian massa membubarkan diri dengan tertib dengan pangawalan personel Sabhara Polres PPU.(nav/nk)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.