ADVERTORIAL - PARLEMENTARIA

Bahas RPJMN, Seluruh Pejabat Kalimantan Dikumpulkan di Balikpapan

AGM  : SDM Tolak Ukur Pembangunan  

BALIKPAPAN (NK) – Untuk membahas Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2020-2024 se-Pulau Kalimantan, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/ Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Bambang Brodjonegoro, mengumpulkan seluruh pejabat kepala daerah dan pejabat pemerintahan daerah se Kalimantan di Kota Balikpapan dalam rangka Rapat Konsultasi.

Dalam rapat yang digelar di Hotel Novotel Balikpapan, Selasa (20/8/2019) dihadiri Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Abdul Gafur Mas’ud (AGM) didampingi oleh Plt. Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) PPU, Yunita Liliyana Damayanti dan sejumlah stafnya.

Acara yang dibuka secara langsung oleh, Bambang Brodjonegoro tersebut selain dihadiri AGM juga dihadiri gubernur, bupati/ walikota Se – pulau Kalimantan para Kepala Bappeda Provinsi, Kepala OPD setempat dan ratusan peserta yang berasal dari Bappeda se-Pulau Kalimantan yang jumlahnya lebih kurang 500 orang peserta.

Dalam sambutannya Menteri PPN/Bappenas menyampaikan, lima arahan Presiden RI, Joko Widodo dalam penyusunan pancangan awal RPJMN ini, yaitu pembangunan infrastruktur, pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), mendorong investasi, reformasi birokrasi dan penggunaan APBN.

Dalam kesempatan ini Kepala Bappenas ini juga singgung soal pemindahan ibukota Negara akan berdampak luar biasa bagi pertumbuhan perekonomian.

Bambang juga menekankan kunci peningkatan pertumbuhan diantaranya adalah, peningkatan produktifitas, peningkatan investasi, perbaikan kualitas SDM dan juga perbaikan pasar tenaga kerja.

Kunci bagi pertumbuhan itu diantaranya adalah peningkatan produktifitas, peningkatan investasi, perbaikan kualitas SDM dan juga perbaikan pasar tenaga kerja, “beber Bambang.

Sementara itu Bupati PPU,  AGM  dalam wawancaranya mengatakan, pelaksanaan pembangunan  sesuai arahan Menteri PPN yaitu dimulai dari meningkatkan SDM.

Karena SDM lanjutnya, merupakan tolak ukur pembangunan itu sendiri, salah satunya adalah SDM yang berkualitas dan tentunya kualitas SDM mumpuni sangat mempengaruhi terhadap pembangunan khususnya pembangunan di Kabupaten PPU.

” Jika SDM kita berkualitas, insya Allah pembangunan kita di Kabupaten PPU juga  berkualitas,” tutup AGM.(humas16/nk/nav)

NK:

Berita Popular

To Top