Balitbangda Provinsi Kaltim dan Bapelitbang Kabupaten PPU Gelar FGD Penyusunan Rencana Induk Pemajuan IPTEK 2022

PENAJAM (NK) – Dalam rangka penyusunan Rencana Induk (Rinduk) Pemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK), Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Provinsi Kalimantan Timur melalui Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mengadakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) di Ruang Rapat Kantor Bapelitbang Kabupaten PPU pada Rabu (20/07/22).

FGD Kajian Rencana Induk Pemajuan IPTEK tahun 2022 ini mengundang perwakilan dari perangkat daerah dan instansi vertikal terkait diantaranya Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Badan Pusat Statistik (BPS), Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Pendidikan (Disdik), Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan (DKP), Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo).

Kepala Bidang Inovasi, Teknologi dan Pengkajian Peraturan Bapelitbang Kabupaten PPU Komariah menyampaikan apresiasi kepada perwakilan perangakat daerah maupun instansi terkait yang telah hadir dan memberikan dukungan dalam bentuk penyampaian data-data yang dibutuhkan untuk penyusunan Rinduk Pemajuan IPTEK tahun 2022.

“Kami perpanjangan tangan dari Balitbangda Provinsi Kaltim menyampaikan terima kasih kepada rekan-rekan SKPD terkait yang telah hadir karena dari semua SKPD yang diundang, Alhamdulillah 90 persen hadir dan support memberikan data yang diinginkan. Pada FGD kali ini kami hanya mengundang beberapa SKPD yang sesuai dengan korelasi kajian pemajuan IPTEK di Kabupaten PPU,” ungkap Komariah.

Komariah menjelaskan hasil dari FGD yang dilakukan hari ini bahwa terdapat beberapa persoalan yang telah disampaikan oleh perwakilan perangkat daerah dalam pemajuan IPTEK, salah satunya adalah persoalan sumber daya manusia (SDM). Komariah pun menambahkan saat ini Bapelitbang Kabupaten PPU telah bekerja sama dengan Balai Latihan Kerja (BLK) di Kota Balikpapan sebagai salah satu upaya pengembangan SDM.

“Kita memang harus siap, karena hasil daripada FGD hari ini, paling banyak yang dibahas mengenai SDM dan IPTEK itu sendiri. Kita harus siap dari 2 komponen itu selain dari yang lainnya juga yang sudah disampaikan. Kedepannya kami akan mengadakan FGD lanjutan dan harapannya dengan adanya FGD ini masyarakat PPU tidak hanya menjadi penonton sebagai mitra IKN,” pungkasnya. (DiskominfoPPU/Advertorial/NK2)