HEADLINE

DAK Disdikpora PPU Kelola Rp 7,5 Miliar

DARI PUSAT: DAK tahun ini merambah 25 sekolah di PPU

PENAJAM (NK) – Di tengah kebijakan pusat untuk peralihan anggaran dana alokasi khusus (DAK) demi menangani pandemi virus corona atau Covid-19. Dinas pendidikan pemuda dan olahraga (Disdikpora) Penajam Paser Utara (PPU) justru tidak terganggu. Bahkan alokasi anggaran sebesar Rp 7,5 miliar siap di jalankan pada pertengahan tahun ini.

Kepala Dinas Disdikpora PPU Alimuddin melalui Kabid Sarpras Jusman menerangkan, menurut edaran dari menteri, pengalihan DAK tidak termasuk untuk program kesehatan dan pendidikan sehingga tidak dialihkan. Kecuali diperuntukan perpustakaan dan GOR. “Tahun ini PPU tidak ada DAK untuk perpustakaan, jadi anggaran berjalan seperti seharusnya,” kata Jusman.

Dibeberkan, khusus DAK untuk sektor pendidikan pengerjaannya tidak melalui proses tender. Namun swakelola dari sekolah yang bersangkutan langsung. “Sementara kami masih proses meminta dari masing-masing sekolah membentuk panitia pembangunan sekolah (P2S). Di dalamnya ada penangung jawab, ketua, sekretaris, komite sekolah, tokoh masyarakat, dan perwakilan wali murid. Pertengahan tahun ini harus sudah jalan” bebernya.

Diklaim paketnya sendiri sudah tertera nama sekolahnya. Sehingga pihak sekolah tinggal melengkapi dokumen dan berita acara untuk diajukan dan direview bersama inspektorat. “Kami juga sudah menujuk tim pasilitator. Mereka datang ke sekolah, apa yang mau diperbaiki dia yang mendesain. Jadi ada pendamping dari kami yang menunjuk untuk membatu pihak sekolah. Pasilitator sendiri ada beberapa di tiap kecamatan,” sambungnya.

Adapun kegiatan yang bakal dilakukan untuk sekolah se-PPU di antaranya pengadaan, rehabilitasi, dan fisik (bangunan baru). Terdapat 25 sekolah dari TK, SD, dan SMP yang ada di empat kecamatan bakal menerima kucuran DAK. “Kecamatan Penajam itu ada 11 sekolah, Babulu 7 sekolah, Waru 3 sekolah, dan Sepaku 4 sekolah. Dengan total anggaran kurang lebih Rp 7,5 miliar,” pungkasnya. (rif)

Berita Popular

To Top