HEADLINE

Dua Warga PPU Kembali Serahkan Senpi Ilegal ke Kodim 0913/PPU

Jajaran Kodim 0913/PPU saat memperlihatkan senpi ilegal yang diserahkan oleh warga


PENAJAM(NK) – Warga Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) semakin sadar akan bahayanya menyimpan senjata api ilegal. Kali ini, dua warga masing-masing berinisial S (38) yang merupakan warga Desa Binuang dan A (33) warga Desa Telemow Kecamatan Sepaku menyerahkan masing-masing satu pucuk senjata api rakitan kaliber 5.56 mm ke kediaman Komandan Kodim (Dandim) 0913/PPU Letkol Czi Dwi Imam Subagyo di jalan Propinsi Kilometer 2 Kelurahan Penajam.

Adapun barang bukti penyerahan barang bukti yaitu dua pucuk senjata api rakitan, satu buah Laser/Red Dot, dua buah tali Sandang. Dalam jumpa pers tersebut turut dihadiri Kasdim Mayor Inf Supriyadi,  Pasi Intel Kapten R Sihotang, Pasi Pers Kapten Inf Arif S,  Pasi Ter Kapten Inf Laety dan Dannit Intel Lettu Inf M Aluy. 

Dandim 0913/PPU, Dwi Imam Subagiyo, mengatakan, dirinya telah memerintahkan kepada jajarannya baik Anggota Unit Intel maupun Babinsa agar dapat mengsosialisasikan Undang undang Darurat tentang Kepemilikan Senpi Ilegal dan hal ini menjadi yang ke 3 (Tiga) kalinya penyerahan oleh Masyarakat.

Saya sangat apresiasi warga yang dengan sadar menyerahkan senjata api ilegal miliknya ke kami. Karena sebelumnya juga telah ada satu warga yang juga sudah menyerahkan senjata api rakitan miliknya ke kami,”ujarnya.

Dirinya meminta kesadaran dari masyarakat PPU agar dengan kesadaran untuk dapat menyerahkan barang berbahaya tersebut kepada Pihaknya baik melalui Kodim,  Koramil dan Anggota Unit Intel.

“Penyerahan Senpi tersebut yang diawali dengan Pengumpulan Data diwilayah oleh Anggota Unit Intel Dim 0913/PPU dipimpin oleh Dannit Intel Lettu Inf Marthin Aluy Hingga dengan kesadaran Masyarakat akhirnya dapat menyerahkan Barang tersebut,”terangnya.(kanda)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Popular

To Top